Remaja SMP Tewas Tenggelam di Sungai Kedung Bendo, Sempat Terjepit Bebatuan

- Admin

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Banyuwangi – Insiden tragis menimpa seorang remaja SMP berinisial FNS yang ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Kedung Bendo, Dusun Krajan 1, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jumat (3/4/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat korban berenang bersama lima orang temannya. Mereka diketahui bermain air menggunakan ban bekas mobil di area sungai dengan kedalaman sekitar empat meter.

Saksi mata, Sutris, penambang pasir setempat, menuturkan bahwa awalnya aktivitas berenang berlangsung normal. Namun situasi berubah ketika ban yang digunakan korban tiba-tiba oleng dan terbalik.

“Saya lihat korban berenang bersama teman-temannya pakai ban. Tiba-tiba ban milik korban mendadak oleng dan terbalik,” ujarnya.

Diduga korban tidak mampu menyelamatkan diri setelah terjatuh dari ban. Korban bahkan sempat terjepit di antara bebatuan padas di dasar sungai sebelum akhirnya tenggelam dan hilang dari permukaan.

Pihak kepolisian dari Polsek Genteng langsung bergerak setelah menerima laporan warga. Bhabinkamtibmas Desa Setail, Aipda George Arjuna Sandi, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, kami menerima laporan insiden itu. Kami bersama warga segera melakukan pencarian dan mengevakuasi korban ke rumah duka,” katanya.

Proses pencarian berlangsung sekitar satu jam sebelum korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Korban diketahui merupakan remaja asal Dusun Polean, Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari.

Informasi dari warga menyebutkan, sebelum berenang korban sempat memancing di sekitar lokasi kejadian. Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di TPU setempat pada Jumat malam usai salat Maghrib.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya di aliran sungai, terutama bagi anak-anak dan remaja yang bermain tanpa pengawasan.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Diduga Dikeroyok Empat Adik Kelas, Pemuda Surabaya Meninggal Dunia Setelah Tiga Hari Dirawat
Wanita di Situbondo Terjatuh ke Septic Tank Sedalam 7 Meter, Dievakuasi Selamat Setelah Satu Jam
Puluhan Biduan Surabaya Laporkan Dugaan Arisan Bodong Rp1,8 Miliar
Gempa Magnitudo 2,3 Guncang Gunungkidul, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Pemkab Sumenep Kukuhkan Tim Ahli Cagar Budaya, Perkuat Pelestarian Sejarah Daerah
Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama
Bareskrim Bongkar Modus Haji Ilegal Gunakan Visa Kerja

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:46 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:49 WIB

Diduga Dikeroyok Empat Adik Kelas, Pemuda Surabaya Meninggal Dunia Setelah Tiga Hari Dirawat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:21 WIB

Wanita di Situbondo Terjatuh ke Septic Tank Sedalam 7 Meter, Dievakuasi Selamat Setelah Satu Jam

Senin, 18 Mei 2026 - 17:05 WIB

Puluhan Biduan Surabaya Laporkan Dugaan Arisan Bodong Rp1,8 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WIB

Gempa Magnitudo 2,3 Guncang Gunungkidul, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru

Nasional

Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan

Selasa, 23 Jun 2026 - 06:54 WIB