Kapolda Jatim Diduga Hindari Konferensi Pers yang Sudah Disiapkan soal Kokain 27,83 Kg

- Admin

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Rencana konferensi pers pengungkapan penemuan 27,83 kilogram kokain di Kabupaten Sumenep mendadak batal, meski ruang dan seluruh persiapan telah siap. Hingga kini, Nanang Avianto, Kapolda Jatim belum juga memberikan keterangan resmi, memicu sorotan tajam dari publik dan awak media.

Sikap bungkam tersebut menimbulkan kesan kuat bahwa pimpinan Kepolisian Daerah Jawa Timur menghindari media di tengah kasus besar yang jarang terjadi di wilayah Jawa Timur, khususnya di daerah kepulauan seperti Sumenep.

Spekulasi pun berkembang, mengingat konferensi pers sempat dijadwalkan dan jurnalis telah bersiap untuk mendapatkan penjelasan langsung terkait temuan narkotika dalam jumlah besar tersebut.

Anang Hardiyanto, Kapolres Sumenep menyatakan bahwa kehadiran Kapolda ke Sumenep bukan untuk agenda konferensi pers, melainkan kunjungan kerja yang telah direncanakan sebelumnya.

“Agenda beliau memang kunjungan kerja ke wilayah, bukan dalam rangka konferensi pers,” ujarnya.

Di sisi lain, Plt Humas Polres Sumenep, Widiarti S., menyampaikan pembatalan terjadi karena adanya agenda mendadak.

“Rekan-rekan mohon maaf atas batalnya Kapolda Jatim untuk melaksanakan konferensi pers penemuan dugaan kokain, karena Kapolda ada kegiatan mendadak dengan Wakapolri. Mohon maaf,” ujarnya kepada awak media.

Namun demikian, alasan tersebut belum sepenuhnya meredam tanda tanya publik. Hingga saat ini, belum ada penjelasan rinci terkait asal-usul barang, jalur distribusi, maupun pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Penemuan kokain seberat 27,83 kilogram itu sebelumnya dilaporkan warga di kawasan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep. Jumlah yang besar memunculkan dugaan kuat adanya jaringan narkotika berskala besar yang beroperasi di wilayah perairan Madura.

Ketiadaan keterangan resmi dari Kapolda dalam momen krusial ini dinilai memperkeruh situasi. Sejumlah kalangan mendesak Kepolisian Daerah Jawa Timur segera membuka informasi secara transparan guna menjawab spekulasi dan memastikan penanganan kasus berjalan akuntabel.

Facebook Comments Box

Penulis : Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Apresiasi Kinerja Polres Sumenep, Kuasa Hukum Harap Penyidik Segera Tetapkan Tersangka
Kuasa Hukum Desak Pelimpahan Tahap II Kasus Dugaan Penipuan Investasi di Sumenep
Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama
Bongkar Mafia Gas, Polresta Banyuwangi Tangkap Pelaku Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg
Polres Pamekasan Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Rp1 Miliar Usai Mangkir Panggilan
JSI Kecewa Konferensi Pers Kokain 27,83 Kg di Polres Sumenep Dinilai Tertutup
Sinergi Hukum Perhutani dan Kejari Banyuwangi Perkuat Pengamanan Hutan
237 Batang Kayu Jati Ilegal Disita di Belakang Gudang Warga Buluagung

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:37 WIB

Apresiasi Kinerja Polres Sumenep, Kuasa Hukum Harap Penyidik Segera Tetapkan Tersangka

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:16 WIB

Kuasa Hukum Desak Pelimpahan Tahap II Kasus Dugaan Penipuan Investasi di Sumenep

Kamis, 30 April 2026 - 19:05 WIB

Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama

Minggu, 19 April 2026 - 14:37 WIB

Bongkar Mafia Gas, Polresta Banyuwangi Tangkap Pelaku Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg

Sabtu, 18 April 2026 - 08:43 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Rp1 Miliar Usai Mangkir Panggilan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Purbaya Pastikan Insentif Mobil dan Motor Listrik Mulai Juni 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:35 WIB