Percepatan Gerai Koperasi Merah Putih Digenjot, PMO dan BA Turun ke Desa di Sumenep

- Admin

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Percepatan pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Kabupaten Sumenep terus didorong. Tim Project Management Office (PMO) bersama Business Analyst (BA) turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di dua desa, yakni Desa Marengan Daya dan Desa Poreh, Selasa (14/4/2026).

Langkah ini menjadi upaya konkret untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana, tidak sekadar seremonial. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa setempat turut hadir mengawal jalannya pembangunan di tingkat desa.

Berdasarkan hasil pantauan, pembangunan gerai koperasi di kedua desa menunjukkan progres yang cukup signifikan. Struktur bangunan mulai terbentuk dan aktivitas pekerja masih berlangsung. Meski demikian, sejumlah tantangan masih perlu segera diatasi, mulai dari percepatan pekerjaan hingga penguatan koordinasi antar pihak terkait.

Bagas, selaku narasumber kegiatan, menegaskan bahwa monev menjadi instrumen penting untuk menjaga ritme pembangunan agar tidak melambat.

“Monitoring ini penting untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai target. Kita tidak ingin pembangunan ini hanya cepat di awal, tetapi tersendat di akhir,” ujarnya.

Ia menambahkan, Gerai Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi pusat penguatan ekonomi desa. Karena itu, kualitas pembangunan harus dijaga dan tidak hanya berorientasi pada kecepatan.

Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci percepatan program ini. Kehadiran Babinsa, perangkat desa, dan tim teknis di lapangan memperkuat pengawasan sekaligus mendorong percepatan penyelesaian pekerjaan.

Di sisi lain, masyarakat menaruh harapan besar agar pembangunan tidak berlarut-larut. Keberadaan gerai koperasi dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi warga, terutama dalam distribusi barang dan peningkatan kesejahteraan.

Melalui monitoring langsung ini, setiap kendala diharapkan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti. Pemerintah juga didorong untuk memastikan program berjalan transparan, tepat waktu, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat desa.

Jika rampung sesuai target, Gerai Koperasi Merah Putih di Desa Marengan Daya dan Desa Poreh diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi lokal di Kabupaten Sumenep.

Facebook Comments Box

Penulis : Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:41 WIB

13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang

Berita Terbaru