Krisis Air Bersih Menghantui Desa Sendir, Warga Desak Pemerintah Bertindak

- Admin

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Krisis air bersih kembali menghantam Desa Sendir, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, seiring datangnya musim kemarau. Persoalan yang disebut warga terus berulang hampir setiap tahun itu dinilai belum mendapat penanganan yang mampu menyelesaikan akar masalah.

Rabu (29/7/2026), sejumlah warga mengaku masih kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian di antaranya bahkan harus menempuh jarak cukup jauh demi mendapatkan air, sementara untuk kebutuhan mandi masih mengandalkan aliran sungai.

“Jangankan untuk diminum, untuk mandi saja kami masih harus ke sungai karena sulitnya mendapatkan air bersih,” kata Ach Waris saat ditemui di kediamannya.

Bagi masyarakat, kondisi tersebut bukan lagi sekadar dampak musim kemarau, melainkan persoalan pelayanan dasar yang hingga kini belum terselesaikan. Air bersih sebagai kebutuhan pokok dinilai masih menjadi barang langka bagi sebagian warga Desa Sendir.

Warga lainnya, Agus Sulaiman, menilai penyediaan air bersih semestinya menjadi prioritas pemerintah desa. Menurutnya, persoalan itu terus berulang tanpa disertai solusi yang efektif dan berkelanjutan.

“Kekurangan air bersih sudah terjadi hampir setiap tahun, tetapi belum ada upaya yang benar-benar mampu menyelesaikan masalah ini. Kami juga mempertanyakan pemanfaatan Dana Desa untuk penanganan persoalan yang sangat mendasar bagi masyarakat,” ujarnya.

Agus juga menyoroti keberadaan dua fasilitas pengeboran air yang disebut dibangun menggunakan anggaran APBN. Namun, menurutnya, fasilitas tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara merata. Ia menduga distribusi air belum berjalan optimal, meski hal itu masih memerlukan klarifikasi dari Pemerintah Desa Sendir maupun instansi terkait.

Berulangnya krisis air bersih tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas perencanaan, pengelolaan, serta keberlanjutan program penyediaan air bersih di Desa Sendir. Di tengah berbagai program pembangunan yang berjalan, warga berharap kebutuhan paling mendasar masyarakat dapat menjadi perhatian utama pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Pemerintah Desa Sendir terkait keluhan warga, pemanfaatan Dana Desa, serta operasional fasilitas pengeboran air yang dimaksud. Pemerintah Kabupaten Sumenep juga diharapkan memberikan penjelasan dan langkah konkret agar krisis air bersih yang berulang setiap musim kemarau tidak terus menjadi persoalan tahunan bagi masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Bupati Fauzi Serahkan Bantuan RTLH, Dorong Warga Tingkatkan Kualitas Hidup dan Kesejahteraan
Pelayanan Kian Berkualitas, Indikator Mutu RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Nyaris Sempurna
Resmi Dilantik, IMM Cabang Sumenep Siap Menjawab Tantangan Zaman
LBH Taretan Legal Justitia Soroti Kepastian Hukum Renovasi Lapak Pasar Ganding
Kaderisasi Berkemajuan Dimulai, IMM UNIBA Madura Resmi Gelar DAD 2026
9 Tahun MR Ball, 16 Tahun JBL, Robin Budianto Siap Hadirkan Inovasi dan Pelayanan Terbaik
Perpisahan yang Mengharukan, Warga Raas Kenang Dedikasi Camat Subiyakto
KKN Unira 2026 Dimulai, 25 Mahasiswa Siap Dampingi Desa Tobungan Bangun Desa Tangguh Bencana

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:22 WIB

Krisis Air Bersih Menghantui Desa Sendir, Warga Desak Pemerintah Bertindak

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:06 WIB

Bupati Fauzi Serahkan Bantuan RTLH, Dorong Warga Tingkatkan Kualitas Hidup dan Kesejahteraan

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:44 WIB

Pelayanan Kian Berkualitas, Indikator Mutu RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Nyaris Sempurna

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:37 WIB

Resmi Dilantik, IMM Cabang Sumenep Siap Menjawab Tantangan Zaman

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:16 WIB

Kaderisasi Berkemajuan Dimulai, IMM UNIBA Madura Resmi Gelar DAD 2026

Berita Terbaru