Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

- Admin

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Krisis air bersih kembali menghantui warga Desa Sendir, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Persoalan yang disebut berulang setiap musim kemarau itu membuat sebagian masyarakat kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut kembali mencuat pada 4 September 2026, ketika warga menghadapi keterbatasan air bersih di tengah musim kemarau. Persoalan ini sekaligus memunculkan pertanyaan terhadap sejauh mana pemerintah desa mengetahui dan merespons kebutuhan dasar masyarakatnya.

Ironisnya, Kepala Desa Sendir, Kifli, mengaku tidak mengetahui persoalan krisis air bersih yang dialami warga.

“Saya tidak tahu akan masalah rakyat,” ujar Kifli saat ditanya mengenai kondisi tersebut.

Pernyataan itu menuai sorotan dari Gerakan Muda Sendir (GEMA Sendir). Anggota GEMA Sendir, Mustafa Kamil, menilai pemerintah desa semestinya memiliki pemetaan terhadap persoalan dasar yang dihadapi masyarakat, terlebih jika krisis air bersih terjadi secara berulang setiap tahun.

“Bagaimana mungkin persoalan kebutuhan dasar masyarakat yang terjadi setiap tahun tidak diketahui oleh pemerintah desa?” kata Mustafa.

Menurut dia, pemerintah desa seharusnya tidak hanya mengetahui kondisi masyarakat ketika persoalan telah mencuat ke publik. Desa, kata dia, semestinya memiliki data warga terdampak sekaligus langkah penanganan yang jelas apabila krisis air bersih memang menjadi persoalan rutin saat kemarau.

GEMA Sendir juga mempertanyakan program serta penggunaan anggaran desa yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

“Jika persoalan ini terjadi setiap tahun, masyarakat berhak mengetahui apa yang sudah dilakukan pemerintah desa dan berapa anggaran yang telah dialokasikan,” ujarnya.

Mustafa menegaskan, masyarakat membutuhkan kebijakan yang mampu menyelesaikan persoalan secara berkelanjutan. Distribusi air saat krisis terjadi dinilai belum cukup apabila akar persoalannya tidak segera ditangani.

“Ke mana selama ini pemerintah desa ketika rakyat kesulitan mendapatkan air?” katanya.

GEMA Sendir mendesak Pemerintah Desa Sendir tidak menganggap krisis air bersih sebagai persoalan musiman semata. Mereka meminta pemerintah desa bersama Pemerintah Kecamatan Lenteng dan Pemerintah Kabupaten Sumenep segera melakukan langkah konkret, mulai dari pendataan warga terdampak hingga menyiapkan solusi jangka panjang.

Bagi masyarakat, persoalan air bersih bukan sekadar masalah saat musim kemarau datang. Air merupakan kebutuhan dasar yang semestinya menjadi perhatian utama pemerintah, termasuk di tingkat desa.

Facebook Comments Box

Penulis : Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis
Gema Sendir Audiensi ke DPMD Sumenep, Tagih Solusi Krisis Air Bersih
Lewat CERDAS Desa, KKN Posko 13 Wiraraja Edukasi Siswa tentang Bahaya Bullying
Kenalkan POSBANKUM, KKN Universitas Wiraraja Dorong Warga Pahami Hak Hukum
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:41 WIB

13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:56 WIB

Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas

Berita Terbaru