Sinergi Hukum Perhutani dan Kejari Banyuwangi Perkuat Pengamanan Hutan

- Admin

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI – Upaya menekan tindak pidana kehutanan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem terus diperkuat. Perhutani KPH Banyuwangi Selatan menjalin sinergi strategis dengan Kejaksaan Negeri Banyuwangi dalam penguatan aspek hukum dan pendampingan yuridis di kawasan hutan.

Kolaborasi ini difokuskan pada perlindungan kawasan hutan dari ancaman pembalakan liar, perambahan, hingga potensi sengketa lahan yang kerap terjadi di wilayah Banyuwangi.

Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Choirul Anwar, menegaskan bahwa dukungan Kejaksaan menjadi elemen penting dalam memberikan kepastian hukum bagi petugas di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sinergi dengan Kejaksaan sangat penting untuk memberikan payung hukum yang kuat bagi petugas kami. Kami tidak hanya fokus pada pengamanan fisik hutan, tetapi juga memastikan setiap langkah penanganan persoalan hukum berjalan sesuai regulasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Suhardi, menyatakan kesiapan institusinya dalam memberikan pendampingan hukum, khususnya di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (DATUN).

“Kami siap memberikan pendampingan hukum kepada Perhutani agar aset negara berupa kawasan hutan tetap terjaga. Setiap bentuk pelanggaran akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Kerja sama ini juga diarahkan sebagai langkah preventif dalam menghadapi berbagai potensi konflik, termasuk klaim sepihak atas lahan kawasan hutan yang selama ini menjadi persoalan kompleks.

Dengan adanya dukungan dari Kejaksaan, jajaran Perhutani dinilai memiliki landasan hukum yang lebih kuat dalam menjalankan fungsi perlindungan hutan sekaligus menjaga aset negara secara akuntabel.

Penguatan kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memastikan keberlanjutan pengelolaan hutan di Banyuwangi. Selain menjaga kelestarian lingkungan, sinergi ini juga diharapkan mampu memberikan kontribusi ekonomi bagi daerah tanpa mengabaikan aspek konservasi.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

JSI Kecewa Konferensi Pers Kokain 27,83 Kg di Polres Sumenep Dinilai Tertutup
Kapolda Jatim Diduga Hindari Konferensi Pers yang Sudah Disiapkan soal Kokain 27,83 Kg
237 Batang Kayu Jati Ilegal Disita di Belakang Gudang Warga Buluagung
Empat Anggota TNI Ditahan Terkait Dugaan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
KPK Ingatkan Pejabat dan ASN Tak Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
Remaja Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Bluto, Keluarga Lapor ke Polres Sumenep
Utang Ganja Berujung Kekerasan, Pemuda di Cilincing Ditembak Airsoft Gun
Kuasa Hukum Tegaskan Somasi Diabaikan, S Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Rp135 Juta

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:48 WIB

JSI Kecewa Konferensi Pers Kokain 27,83 Kg di Polres Sumenep Dinilai Tertutup

Rabu, 15 April 2026 - 11:25 WIB

Sinergi Hukum Perhutani dan Kejari Banyuwangi Perkuat Pengamanan Hutan

Selasa, 14 April 2026 - 07:44 WIB

Kapolda Jatim Diduga Hindari Konferensi Pers yang Sudah Disiapkan soal Kokain 27,83 Kg

Senin, 6 April 2026 - 07:07 WIB

237 Batang Kayu Jati Ilegal Disita di Belakang Gudang Warga Buluagung

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:14 WIB

Empat Anggota TNI Ditahan Terkait Dugaan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Politik

Antusiasme Warga Tinggi 10 Calon Rebut Kursi BPD Sumbersari

Selasa, 14 Apr 2026 - 14:23 WIB