Remaja Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Bluto, Keluarga Lapor ke Polres Sumenep

- Admin

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Malam Ramadan yang semestinya berlangsung tenang berubah menjadi peristiwa kekerasan di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Seorang remaja berinisial S, yang masih di bawah umur, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria dewasa berinisial IR pada Senin malam (9/3/2026).

Kasus tersebut dilaporkan oleh ayah korban, Suroso (58), warga Dusun Tanah Pote, Desa Aengdake, ke Polres Sumenep. Laporan resmi diterima petugas dengan nomor LP/B/74/III/2026/SPKT/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Dalam laporan itu, IR diduga melakukan tindak kekerasan terhadap anak sebagaimana diatur dalam Pasal 80 ayat (1) juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa tersebut bermula setelah korban selesai menunaikan salat tarawih. Saat itu, S bersama dua temannya, Dani dan Satria, menuju sebuah toko sembako milik warga bernama Judi di Desa Aengbaja Raja. Mereka berniat bersantai sambil membeli minuman ringan dan bermain gim daring.

Sekitar pukul 23.00 WIB toko tersebut tutup, namun ketiganya masih berada di sekitar lokasi hingga sekitar pukul 00.10 WIB. Pada saat itulah IR datang bersama beberapa orang lain yang identitasnya belum diketahui.

Situasi yang awalnya santai berubah tegang. IR diduga menendang bagian perut korban dan memukulnya menggunakan kunci kontak sepeda motor. Akibatnya, korban mengalami luka pada tangan dan leher.

“Anak kami mengalami luka gores dan benjolan di kepala,” ujar Suroso saat memberikan keterangan.

Peristiwa itu akhirnya berhenti setelah teman-teman korban bersama sejumlah warga sekitar datang melerai. Setelah kejadian tersebut, keluarga langsung membawa korban ke Polres Sumenep untuk melaporkan dugaan penganiayaan tersebut.

Kuasa hukum korban, H. Andika Megiesta Cahya Hendra Kusuma, S.E., S.H., M.H., menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak merupakan pelanggaran serius yang harus ditangani secara tegas.

“Korban masih di bawah umur dan berhak mendapatkan perlindungan hukum. Kami berharap aparat penegak hukum menangani perkara ini secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Andika juga menekankan pentingnya pendekatan ramah anak selama proses pemeriksaan agar kondisi psikologis korban tetap terjaga. Ia meminta media dan masyarakat tidak menyebarkan identitas lengkap korban demi melindungi masa depan anak tersebut.

“Kami akan terus mengawal proses hukum ini sampai korban mendapatkan perlindungan serta keadilan yang semestinya,” katanya.

Hingga kini, kasus dugaan penganiayaan tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian Polres Sumenep.(Gst/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

JSI Kecewa Konferensi Pers Kokain 27,83 Kg di Polres Sumenep Dinilai Tertutup
Sinergi Hukum Perhutani dan Kejari Banyuwangi Perkuat Pengamanan Hutan
Kapolda Jatim Diduga Hindari Konferensi Pers yang Sudah Disiapkan soal Kokain 27,83 Kg
237 Batang Kayu Jati Ilegal Disita di Belakang Gudang Warga Buluagung
Empat Anggota TNI Ditahan Terkait Dugaan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
KPK Ingatkan Pejabat dan ASN Tak Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
Utang Ganja Berujung Kekerasan, Pemuda di Cilincing Ditembak Airsoft Gun
Kuasa Hukum Tegaskan Somasi Diabaikan, S Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Rp135 Juta

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:48 WIB

JSI Kecewa Konferensi Pers Kokain 27,83 Kg di Polres Sumenep Dinilai Tertutup

Rabu, 15 April 2026 - 11:25 WIB

Sinergi Hukum Perhutani dan Kejari Banyuwangi Perkuat Pengamanan Hutan

Selasa, 14 April 2026 - 07:44 WIB

Kapolda Jatim Diduga Hindari Konferensi Pers yang Sudah Disiapkan soal Kokain 27,83 Kg

Senin, 6 April 2026 - 07:07 WIB

237 Batang Kayu Jati Ilegal Disita di Belakang Gudang Warga Buluagung

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:14 WIB

Empat Anggota TNI Ditahan Terkait Dugaan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Politik

Antusiasme Warga Tinggi 10 Calon Rebut Kursi BPD Sumbersari

Selasa, 14 Apr 2026 - 14:23 WIB