Utang Ganja Berujung Kekerasan, Pemuda di Cilincing Ditembak Airsoft Gun

- Admin

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta Utara – Seorang pemuda berinisial SH (23) mengalami luka tembak setelah diserang sekelompok orang di Jalan Tipar Cakung, Gang Kompi Jenggot, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (8/3/2026) malam. Insiden tersebut diduga dipicu persoalan utang terkait pembelian narkotika jenis ganja.

Kepala Kepolisian Sektor Cilincing, AKP Bobi Subasri, mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban sedang membeli nasi goreng di sekitar lokasi kejadian. Saat itu, SH tiba-tiba didatangi seorang pria berinisial F bersama beberapa rekannya yang datang menggunakan sepeda motor.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban kemudian ditarik oleh salah satu pelaku dan langsung dikeroyok di lokasi,” kata Bobi dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Dalam situasi tersebut, korban sempat berusaha melawan. Namun pelaku F kemudian mengeluarkan senjata airsoft gun jenis Glock 19 dan menembakkannya ke arah SH. Akibat penembakan itu, korban mengalami luka pada kaki kanan, punggung bagian kanan, serta lutut kiri.

Setelah amunisi peluru gotri dari airsoft gun tersebut habis, warga sekitar segera mengamankan pelaku F. Pelaku bahkan sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya seseorang yang mengaku sebagai anggota keluarganya membawa F ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut Bobi, motif penyerangan diduga kuat berkaitan dengan utang korban kepada salah satu pelaku sebesar Rp800.000 yang berkaitan dengan pembelian ganja.

Polisi menerima laporan kejadian tersebut melalui layanan darurat 110 yang menginformasikan adanya dugaan penyerangan dengan senjata api serta seorang pelaku yang telah diamankan warga. Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Namun ketika anggota Unit Reskrim Polsek Cilincing mendatangi RSUD Koja untuk memeriksa pelaku F, yang bersangkutan sudah tidak berada di rumah sakit.

“Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku serta pihak lain yang terlibat,” ujar Bobi.

Kasus ini menjadi perhatian aparat kepolisian karena berkaitan dengan konflik yang dipicu peredaran narkotika. Polisi menegaskan akan terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan peredaran ganja serta menindak para pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap tindak kriminal melalui layanan darurat agar dapat ditangani dengan cepat dan mencegah terjadinya kekerasan serupa.(rudi/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

237 Batang Kayu Jati Ilegal Disita di Belakang Gudang Warga Buluagung
Empat Anggota TNI Ditahan Terkait Dugaan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
KPK Ingatkan Pejabat dan ASN Tak Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
Remaja Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Bluto, Keluarga Lapor ke Polres Sumenep
Kuasa Hukum Tegaskan Somasi Diabaikan, S Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Rp135 Juta
Dari Kasus Nenek Elina hingga Kakek Sugianto Meninggal, Warga Surabaya Desak Pembubaran Madas
Selain Banten dan Kalsel, KPK Lakukan OTT Bekasi
Administrasi Modern Polres Sumenep, Tahanan dan Barbuk Tercatat Rapi

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 07:07 WIB

237 Batang Kayu Jati Ilegal Disita di Belakang Gudang Warga Buluagung

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:14 WIB

Empat Anggota TNI Ditahan Terkait Dugaan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Senin, 16 Maret 2026 - 16:34 WIB

KPK Ingatkan Pejabat dan ASN Tak Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:40 WIB

Remaja Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Bluto, Keluarga Lapor ke Polres Sumenep

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:38 WIB

Utang Ganja Berujung Kekerasan, Pemuda di Cilincing Ditembak Airsoft Gun

Berita Terbaru

Ekonomi

Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang

Kamis, 9 Apr 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan

Prabowo Perintahkan Evaluasi Ratusan IUP di Kawasan Hutan

Kamis, 9 Apr 2026 - 10:25 WIB