Fenomena Sun Halo Muncul di Pamekasan, Warga Antusias Abadikan Momen

- Admin

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pamekasan – Fenomena langka berupa Sun Halo atau halo matahari muncul di langit Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jumat (3/4/2026). Lingkaran cahaya putih yang mengelilingi matahari itu sontak menarik perhatian warga dan menjadi perbincangan luas, baik di lingkungan sekitar maupun media sosial.

Sejak siang hari, sejumlah warga terlihat mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel. Fenomena ini tampak jelas sebagai cincin terang yang melingkari matahari di tengah cuaca cerah dengan awan tipis.

Tidak sedikit warga yang mengaitkan kemunculan Sun Halo dengan pertanda perubahan cuaca ekstrem di wilayah Madura.

Hudan (39), warga Kecamatan Pakong, menyebut fenomena tersebut kerap dikaitkan dengan peralihan musim. Menurutnya, kemunculan halo matahari sering dianggap sebagai tanda datangnya musim kemarau.

“Biasanya setelah fenomena ini muncul, cuaca jadi panas di siang hari dan terasa lebih dingin saat malam,” ujarnya.

Pendapat serupa juga disampaikan Samsulla (40), warga setempat. Ia menilai fenomena Sun Halo bukan hal baru bagi masyarakat Madura, terutama menjelang musim kemarau yang identik dengan aktivitas pertanian tembakau.

“Kalau sudah ada tanda seperti ini, biasanya kemarau akan panjang. Petani tembakau justru berharap kondisi ini karena berpengaruh pada kualitas hasil panen,” katanya.

Meski demikian, penjelasan ilmiah disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Fenomena Sun Halo terjadi akibat pembiasan cahaya matahari oleh kristal es yang berada di awan cirrus pada ketinggian sekitar 5 hingga 10 kilometer di atas permukaan bumi.

Ketika sinar matahari melewati kristal es tersebut, cahaya akan dibelokkan dan membentuk lingkaran menyerupai cincin di sekitar matahari. Fenomena ini umumnya muncul saat kondisi cuaca cerah dengan keberadaan awan tipis di lapisan atas atmosfer.

BMKG juga menyebut bahwa Sun Halo sering disebut sebagai “cincin matahari” atau solar halo. Kemunculannya memang kerap bertepatan dengan perubahan kondisi cuaca, namun tidak selalu menjadi indikator pasti akan terjadinya cuaca ekstrem.

Walau terlihat tidak biasa, fenomena ini tergolong aman dan cukup sering terjadi di berbagai wilayah dunia. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk tidak menatap langsung ke arah matahari tanpa pelindung karena dapat membahayakan kesehatan mata.

Fenomena Sun Halo di Pamekasan ini menjadi momen menarik yang memperlihatkan keindahan alam, sekaligus mengingatkan pentingnya memahami peristiwa alam secara ilmiah, tidak semata berdasarkan mitos yang berkembang di masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Suyit

Editor : Novita

Berita Terkait

Diduga Dikeroyok Empat Adik Kelas, Pemuda Surabaya Meninggal Dunia Setelah Tiga Hari Dirawat
Wanita di Situbondo Terjatuh ke Septic Tank Sedalam 7 Meter, Dievakuasi Selamat Setelah Satu Jam
Puluhan Biduan Surabaya Laporkan Dugaan Arisan Bodong Rp1,8 Miliar
Gempa Magnitudo 2,3 Guncang Gunungkidul, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Pemkab Sumenep Kukuhkan Tim Ahli Cagar Budaya, Perkuat Pelestarian Sejarah Daerah
Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama
Bareskrim Bongkar Modus Haji Ilegal Gunakan Visa Kerja
Kecelakaan Kereta Bekasi Operasi Evakuasi Rampung, Jalur Mulai Dinormalisasi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:49 WIB

Diduga Dikeroyok Empat Adik Kelas, Pemuda Surabaya Meninggal Dunia Setelah Tiga Hari Dirawat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:21 WIB

Wanita di Situbondo Terjatuh ke Septic Tank Sedalam 7 Meter, Dievakuasi Selamat Setelah Satu Jam

Senin, 18 Mei 2026 - 17:05 WIB

Puluhan Biduan Surabaya Laporkan Dugaan Arisan Bodong Rp1,8 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WIB

Gempa Magnitudo 2,3 Guncang Gunungkidul, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:00 WIB

Pemkab Sumenep Kukuhkan Tim Ahli Cagar Budaya, Perkuat Pelestarian Sejarah Daerah

Berita Terbaru