Puluhan Biduan Surabaya Laporkan Dugaan Arisan Bodong Rp1,8 Miliar

- Admin

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Puluhan biduan dangdut yang diduga menjadi korban arisan bodong melaporkan kasus tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya, Senin (18/5).

Para korban datang secara bergantian. Sekitar 30 orang berkumpul di Mapolrestabes Surabaya, sementara sebagian lainnya masuk ke ruang SPKT sebagai perwakilan pelapor terhadap perempuan berinisial NS alias Amanda.

Salah satu korban, Dhea Bonita, mengatakan laporan dibuat karena terlapor diduga ingkar janji setelah sebelumnya menyatakan siap bertanggung jawab.

“Waktu ada pertemuan dengan keluarganya dan beberapa korban, keluarganya menjanjikan dua minggu bahwa NS mau bertanggung jawab. Tetapi sebelum dua minggu, NS ini sudah tidak ada, hilang dan tidak ada kabar,” ujar Dhea.

Sebelumnya, puluhan biduan dari berbagai grup orkestra juga sempat mendatangi rumah dinas Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji atau Cak Ji, di Jalan Walikota Mustajab, Selasa (12/5). Mereka meminta pendampingan hukum terkait dugaan penipuan arisan bodong dengan total kerugian mencapai Rp1,8 miliar.

Diketahui, sebanyak tujuh orang perwakilan dari total 84 korban datang untuk meminta pengawalan kasus. Mayoritas korban merupakan warga Surabaya.

Dhea mengaku mengalami kerugian hingga Rp40 juta. Ia menyebut setoran dilakukan secara bertahap mulai Rp1 juta dengan iming-iming keuntungan berlipat dalam waktu singkat.

“Awalnya setor Rp1 juta, Rp1 juta, lalu dijanjikan keuntungan mulai Rp1,15 juta sampai Rp1,2 juta,” katanya.

Facebook Comments Box

Penulis : Rudi

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 2,3 Guncang Gunungkidul, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Pemkab Sumenep Kukuhkan Tim Ahli Cagar Budaya, Perkuat Pelestarian Sejarah Daerah
Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama
Bareskrim Bongkar Modus Haji Ilegal Gunakan Visa Kerja
Kecelakaan Kereta Bekasi Operasi Evakuasi Rampung, Jalur Mulai Dinormalisasi
Kasus Daycare Yogyakarta: KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Terstruktur, 13 Orang Jadi Tersangka
Tragedi Kemanusiaan di Banyuwangi, Konflik Rumah Tangga Berujung Insiden Tragis
Akses Lumpuh, Jembatan Tapansari di Cluring Ambrol Diterjang Banjir

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 17:05 WIB

Puluhan Biduan Surabaya Laporkan Dugaan Arisan Bodong Rp1,8 Miliar

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:00 WIB

Pemkab Sumenep Kukuhkan Tim Ahli Cagar Budaya, Perkuat Pelestarian Sejarah Daerah

Kamis, 30 April 2026 - 19:05 WIB

Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Bareskrim Bongkar Modus Haji Ilegal Gunakan Visa Kerja

Selasa, 28 April 2026 - 07:39 WIB

Kecelakaan Kereta Bekasi Operasi Evakuasi Rampung, Jalur Mulai Dinormalisasi

Berita Terbaru

Opini

Jenderal yang Tak Menunggu Telepon

Senin, 18 Mei 2026 - 13:10 WIB