Akses Lumpuh, Jembatan Tapansari di Cluring Ambrol Diterjang Banjir

- Admin

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi  –  Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Banyuwangi mengakibatkan debit air sungai meluap dan menghantam pondasi jembatan. Akibatnya, Jembatan Tapansari di Dusun Tapansari, Desa Sraten, Kecamatan Cluring dilaporkan ambrol total.

Peristiwa tersebut memutus jalur transportasi utama yang selama ini menjadi penghubung vital antarwilayah. Warga dari tiga desa terdampak—Sraten, Sarimulyo, dan Cluring—kini harus menghadapi lumpuhnya mobilitas, baik untuk aktivitas ekonomi maupun pendidikan.

Wakil Bupati Banyuwangi, H. Sugirah, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah bergerak cepat merespons kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah menginstruksikan Dinas PU Pengairan dan Dinas PU Cipta Karya untuk segera melakukan asesmen di lokasi. Jembatan ini adalah urat nadi warga di tiga desa. Prioritas kami adalah memastikan adanya akses darurat agar aktivitas masyarakat tidak lumpuh total sambil merencanakan perbaikan permanen secepat mungkin,” ujarnya.

Senada dengan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Drs. Guntur Priambodo, menyebut bahwa kerusakan jembatan murni disebabkan faktor alam.

“Kondisi ambrolnya jembatan ini memang akibat terjangan arus sungai yang sangat kuat. Kami akan segera berkoordinasi untuk pengalokasian anggaran kedaruratan guna menangani kerusakan ini agar konektivitas antarwilayah di Cluring kembali pulih,” jelasnya.

Jembatan Tapansari selama ini bukan sekadar penghubung antar-dusun, melainkan jalur ekonomi strategis yang menopang distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan warga. Terputusnya akses ini berdampak langsung pada peningkatan biaya transportasi dan terhambatnya distribusi logistik.

Selain itu, warga juga dihadapkan pada risiko keselamatan jika terpaksa menggunakan jalur alternatif yang tidak memadai. Kondisi ini mempertegas urgensi penanganan cepat dari pemerintah daerah.

Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan penting akan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kekuatan infrastruktur jembatan lama di Banyuwangi, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem dan peningkatan debit air sungai yang kian tidak menentu.

Ambrolnya Jembatan Tapansari kini berstatus darurat. Pemulihan akses tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat di tiga desa. Sinergi antara pemerintah dan warga diharapkan mampu mempercepat realisasi solusi, baik jangka pendek melalui akses darurat maupun jangka panjang lewat pembangunan jembatan yang lebih tangguh.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam, Kader Diminta Tetap Tenang
Jalur Gumitir Siaga – Longsor dan Jalan Amblas, Arus Lalu Lintas Buka Tutup
Muhammad Mirdasy Wafat, Muhammadiyah Jawa Timur Berduka
KAI Daop 9 Jember Klarifikasi Video Viral Lokomotif KA Probowangi Keluarkan Api di Kalibaru
Remaja SMP Tewas Tenggelam di Sungai Kedung Bendo, Sempat Terjepit Bebatuan
Fenomena Sun Halo Muncul di Pamekasan, Warga Antusias Abadikan Momen
PELNI Sampaikan Permohonan Maaf atas Ketidaknyamanan Penumpang KM Sabuk Nusantara 92
Arus Balik Membludak, Pelabuhan Ketapang Dipadati Pemudik dan Kendaraan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:44 WIB

Akses Lumpuh, Jembatan Tapansari di Cluring Ambrol Diterjang Banjir

Minggu, 19 April 2026 - 17:22 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam, Kader Diminta Tetap Tenang

Jumat, 10 April 2026 - 02:11 WIB

Jalur Gumitir Siaga – Longsor dan Jalan Amblas, Arus Lalu Lintas Buka Tutup

Senin, 6 April 2026 - 09:22 WIB

Muhammad Mirdasy Wafat, Muhammadiyah Jawa Timur Berduka

Sabtu, 4 April 2026 - 09:58 WIB

KAI Daop 9 Jember Klarifikasi Video Viral Lokomotif KA Probowangi Keluarkan Api di Kalibaru

Berita Terbaru