Perkuat Logistik Desa, 18 Truk Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Banyuwangi

- Admin

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi – Langkah konkret dalam memperkuat rantai pasok dan distribusi hasil bumi di tingkat desa resmi digulirkan di Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak 18 unit truk dari Koperasi Merah Putih mulai disalurkan untuk mendukung mobilitas logistik desa dan mempercepat perputaran ekonomi kerakyatan.

Kehadiran armada tersebut diproyeksikan menjadi solusi atas kendala distribusi yang selama ini dihadapi petani dan pelaku usaha kecil. Selain mempercepat pengiriman hasil bumi ke pasar, keberadaan truk juga diharapkan mampu menekan biaya logistik yang kerap membebani harga jual produk desa.

Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Joko Sukoyo, menegaskan bahwa dukungan terhadap sektor logistik merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Kehadiran armada truk ini merupakan dukungan nyata bagi ketahanan pangan dan ekonomi daerah. Kami dari jajaran TNI sangat mendukung upaya penguatan logistik di tingkat desa ini, karena kelancaran distribusi barang adalah kunci stabilitas wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang terbangun dalam program ini. Ia menilai efisiensi logistik menjadi faktor krusial dalam meningkatkan daya saing produk lokal.

“Dengan adanya 18 truk tambahan ini, produk unggulan desa akan jauh lebih kompetitif karena biaya angkut yang lebih terjangkau bagi kelompok usaha kecil,” kata Ipuk.

Kepemilikan armada secara mandiri oleh koperasi dinilai mampu mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga, sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. Selain itu, truk-truk tersebut akan menjadi penghubung vital antara sentra produksi di pelosok desa dengan pasar induk hingga pelabuhan.

Keterlibatan unsur TNI dalam program ini juga menegaskan bahwa kelancaran logistik bukan sekadar urusan ekonomi, melainkan bagian dari ketahanan wilayah yang strategis.

Penyaluran 18 unit truk oleh Koperasi Merah Putih menjadi langkah penting menuju kemandirian logistik di Bumi Blambangan. Dengan sinergi pemerintah daerah, koperasi, dan TNI, program ini diharapkan mampu memutus rantai distribusi panjang, meningkatkan nilai tukar petani, serta memperkuat fondasi ekonomi berbasis desa.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:41 WIB

13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang

Berita Terbaru