Langkah Strategis Banyuwangi, Lazismu dan BAZNAS Perkuat Tata Kelola Zakat

- Admin

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi – Lazismu Banyuwangi menegaskan komitmennya dalam memperkuat koordinasi dengan BAZNAS Banyuwangi. Melalui rapat koordinasi (rakor) terbaru, kedua lembaga sepakat menyinergikan laporan berkala guna memastikan tata kelola dana umat berjalan transparan, akuntabel, serta memberikan dampak nyata dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi.

Perwakilan Lazismu Banyuwangi, Sugianto Muis, menyampaikan bahwa integrasi laporan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas distribusi zakat.

“Lazismu menyambut baik inisiatif BAZNAS untuk mensinergikan laporan berkala ini. Bagi kami, integrasi data sangat penting agar tidak terjadi tumpang tindih penyaluran bantuan di lapangan. Dengan laporan yang terstandarisasi, publik dapat melihat dengan jelas betapa besarnya potensi zakat dalam membangun ekonomi umat di Banyuwangi secara kolektif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Banyuwangi, Lukman Hakim, menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan kunci utama dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan dana umat.

“Sinergi dengan lembaga amil zakat seperti Lazismu adalah kunci akuntabilitas. Kami ingin memastikan bahwa seluruh dana yang dihimpun dari masyarakat dilaporkan secara rutin dan profesional kepada pemerintah melalui satu pintu koordinasi, sehingga audit syariah maupun audit keuangan tetap terjaga kualitasnya,” jelasnya.

Sinergi laporan berkala ini juga diarahkan untuk membangun sistem data terintegrasi (Single Data System) yang mampu menghadirkan basis data kemiskinan dan penyaluran zakat secara lebih akurat.

Kolaborasi antara Lazismu dan BAZNAS ini mencerminkan kematangan manajemen lembaga pengelola zakat di Banyuwangi dalam memenuhi standar regulasi Undang-Undang Pengelolaan Zakat. Transparansi laporan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan para muzakki untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.

Kerja sama ini menjadi tonggak baru dalam profesionalisme pengelolaan dana filantropi Islam di daerah. Dengan koordinasi yang semakin kuat, pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah di Banyuwangi diharapkan semakin produktif serta mampu menjadi pilar utama dalam peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga
Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya
KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
Krisis Air Bersih Menghantui Desa Sendir, Warga Desak Pemerintah Bertindak
Bupati Fauzi Serahkan Bantuan RTLH, Dorong Warga Tingkatkan Kualitas Hidup dan Kesejahteraan
Pelayanan Kian Berkualitas, Indikator Mutu RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Nyaris Sempurna

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:41 WIB

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:51 WIB

57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:47 WIB

KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:05 WIB

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika

Berita Terbaru