Banyuwangi – Lazismu Banyuwangi menegaskan komitmennya dalam memperkuat koordinasi dengan BAZNAS Banyuwangi. Melalui rapat koordinasi (rakor) terbaru, kedua lembaga sepakat menyinergikan laporan berkala guna memastikan tata kelola dana umat berjalan transparan, akuntabel, serta memberikan dampak nyata dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi.
Perwakilan Lazismu Banyuwangi, Sugianto Muis, menyampaikan bahwa integrasi laporan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas distribusi zakat.
“Lazismu menyambut baik inisiatif BAZNAS untuk mensinergikan laporan berkala ini. Bagi kami, integrasi data sangat penting agar tidak terjadi tumpang tindih penyaluran bantuan di lapangan. Dengan laporan yang terstandarisasi, publik dapat melihat dengan jelas betapa besarnya potensi zakat dalam membangun ekonomi umat di Banyuwangi secara kolektif,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Ketua BAZNAS Banyuwangi, Lukman Hakim, menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan kunci utama dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan dana umat.
“Sinergi dengan lembaga amil zakat seperti Lazismu adalah kunci akuntabilitas. Kami ingin memastikan bahwa seluruh dana yang dihimpun dari masyarakat dilaporkan secara rutin dan profesional kepada pemerintah melalui satu pintu koordinasi, sehingga audit syariah maupun audit keuangan tetap terjaga kualitasnya,” jelasnya.
Sinergi laporan berkala ini juga diarahkan untuk membangun sistem data terintegrasi (Single Data System) yang mampu menghadirkan basis data kemiskinan dan penyaluran zakat secara lebih akurat.
Kolaborasi antara Lazismu dan BAZNAS ini mencerminkan kematangan manajemen lembaga pengelola zakat di Banyuwangi dalam memenuhi standar regulasi Undang-Undang Pengelolaan Zakat. Transparansi laporan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan para muzakki untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.
Kerja sama ini menjadi tonggak baru dalam profesionalisme pengelolaan dana filantropi Islam di daerah. Dengan koordinasi yang semakin kuat, pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah di Banyuwangi diharapkan semakin produktif serta mampu menjadi pilar utama dalam peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.
Penulis : Aldi Santoso
Editor : Novita





