Mendikdasmen Tancap Gas, 26 RKD di Sumbar Diresmikan untuk Pemulihan Pendidikan

- Admin

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG PARIAMAN – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, meresmikan 26 Ruang Kelas Darurat (RKD) di Provinsi Sumatra Barat sebagai bagian dari upaya pemulihan pendidikan pascabencana banjir yang terjadi pada akhir November 2025.

Peresmian dipusatkan di SD Negeri 5 Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, pada Jumat (17/4/2026). Pembangunan 26 RKD tersebut menelan anggaran sebesar Rp1,3 miliar dan tersebar di sejumlah wilayah terdampak.

Dalam keterangannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pembangunan RKD merupakan langkah cepat pemerintah agar proses belajar mengajar tetap berjalan meski dalam kondisi darurat.

“Revitalisasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan belajar mengajar di Sumatra Barat saat ini telah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain pembangunan RKD, Kemendikdasmen juga mengalokasikan program revitalisasi satuan pendidikan pada 2026 untuk 322 sekolah di Sumatra Barat. Program ini mencakup berbagai jenjang, mulai dari 84 PAUD, 169 SD, 35 SMP, 26 SMA, 4 SMK, hingga 4 SLB.

Sebanyak 301 sekolah akan dibangun melalui skema swakelola, sementara 21 lainnya dikerjakan melalui kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Hingga kini, realisasi pembangunan tahap pertama telah mencapai 70 persen dengan nilai anggaran Rp167,53 miliar.

Mendikdasmen juga mengapresiasi semangat belajar siswa di SD Negeri 5 Batang Anai yang telah memanfaatkan fasilitas RKD serta teknologi Interactive Flat Panel (IFP) untuk mendukung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat sekolah dasar.

Pembangunan RKD ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dinas pendidikan, hingga masyarakat dan mitra strategis lainnya, guna mempercepat pemulihan layanan pendidikan pascabencana.

Adapun sebaran RKD di Sumatra Barat meliputi 21 unit di Kabupaten Agam dan 5 unit di Kabupaten Padang Pariaman.

Facebook Comments Box

Penulis : Sulaiman

Editor : Novita

Berita Terkait

Solusi Cerdas Krisis Energi, Siswa SMK Banyuwangi Ciptakan Kompor dari Oli Bekas dan Jelantah
Penjualan LKS di Sekolah Jadi Sorotan Dinas Pendidikan Banyuwangi
Panggung Kreativitas Pelajar Ratusan Siswa SD dan MI Meriahkan FLS2N 2026 Banyuwangi
Studium Generale UNIRA Bersama Idham Khalik Soroti Peran Kampus dalam Demokrasi
Romli Tekankan Optimisme dan Lingkungan Positif dalam Workshop PKM Wiraraja
IPM Terus Meroket, Mendikdasmen Pilih Banyuwangi Jadi Pusat Peringatan Hardiknas Nasional
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tinjau Sekolah Ambruk di Bangkalan, Targetkan Perbaikan Rampung 2026
Seru dan Edukatif! Siswa SD Muhammadiyah 1 Banyuwangi Taklukkan TKK Pengamat Lewat Jelajah Alam

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 08:31 WIB

Solusi Cerdas Krisis Energi, Siswa SMK Banyuwangi Ciptakan Kompor dari Oli Bekas dan Jelantah

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:08 WIB

Penjualan LKS di Sekolah Jadi Sorotan Dinas Pendidikan Banyuwangi

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:43 WIB

Panggung Kreativitas Pelajar Ratusan Siswa SD dan MI Meriahkan FLS2N 2026 Banyuwangi

Senin, 4 Mei 2026 - 08:17 WIB

Studium Generale UNIRA Bersama Idham Khalik Soroti Peran Kampus dalam Demokrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:05 WIB

Romli Tekankan Optimisme dan Lingkungan Positif dalam Workshop PKM Wiraraja

Berita Terbaru

Pemerintahan

Achmad Fauzi: PCNU Punya Peran Besar Jaga Moderasi dan Kebangsaan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:51 WIB