Dakwah Harus Berdampak, Wakaf Tunai Jadi Strategi Baru Muhammadiyah

- Admin

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan ’Aisyiyah Masangan Wetan, Cabang Sukodono, menegaskan arah baru gerakan dakwah melalui peluncuran program wakaf tunai untuk pembangunan pusat dakwah. Langkah ini menjadi keputusan strategis dalam Rapat Kerja (Raker) ke-3 yang digelar selama dua hari, 18–19 April 2026.

Bertempat di Pacet, Mojokerto, forum yang diikuti sekitar 30 pengurus dan anggota ini tidak sekadar evaluasi rutin, tetapi juga penegasan ekspansi gerakan berbasis jamaah.

Ketua PRM Masangan Wetan, Gus Sholikh Al Huda, menilai usia muda organisasi justru menjadi energi percepatan.

“Dalam tiga tahun ini, gerakan dakwah tidak pernah berhenti. Justru semakin berkembang, solid, dan melahirkan inovasi baru,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan pusat dakwah melalui skema wakaf tunai bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang gerakan.

“Ini bukan hanya membangun gedung, tetapi membangun peradaban dakwah yang berkelanjutan dan mandiri,” tegasnya.

Sejumlah program yang telah berjalan menjadi fondasi penguatan, mulai dari majelis taklim, Taklim Sopo Tresno, Festival Anak Ceria, hingga unit usaha seperti Surya Catering dan Safar Utama Travel. Di sektor sosial, kegiatan bakti sosial rutin juga terus digelar menyasar warga kurang mampu.

Sementara itu, unsur ’Aisyiyah Masangan Wetan menekankan pentingnya keterlibatan jamaah secara kolektif dalam menopang program strategis tersebut.

“Keterlibatan perempuan dan keluarga menjadi kunci keberhasilan gerakan ini. Wakaf tunai harus menjadi gerakan bersama, bukan individu,” disampaikan dalam forum Raker.

Tak hanya fokus pada pembangunan pusat dakwah, Raker juga melahirkan sejumlah program terobosan. Di antaranya pendirian Koperasi Syariah “Al Maun Sejahtera” sebagai instrumen penguatan ekonomi jamaah.

Dengan skema modal partisipatif mulai Rp100 ribu per anggota, koperasi ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan pokok warga secara kolektif dan berbasis prinsip syariah.

“Ini jawaban konkret atas persoalan ekonomi jamaah. Kita ingin mandiri, tidak bergantung pada sistem luar,” tambah Gus Sholikh.

Di bidang pendidikan, diluncurkan Komunitas Literasi Anak (KONAN) untuk mendorong budaya baca sejak dini. Sementara di sektor kelembagaan, digitalisasi Kantor Layanan Lazismu tingkat ranting dipercepat guna meningkatkan transparansi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Program Tabungan Qurban Jamaah juga diperkenalkan sebagai solusi perencanaan ibadah kurban yang lebih terstruktur dan inklusif.

Raker ke-3 ini menjadi penanda bahwa Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Masangan Wetan tidak hanya bergerak dalam dakwah konvensional, tetapi mulai menata kekuatan ekonomi, sosial, dan kelembagaan secara lebih sistematis.

Dengan dorongan wakaf tunai sebagai motor utama, ranting ini menegaskan satu hal: gerakan dakwah harus berdampak nyata, atau akan tertinggal oleh zaman.

Facebook Comments Box

Penulis : Jabir

Editor : Novita

Berita Terkait

Kenalkan POSBANKUM, KKN Universitas Wiraraja Dorong Warga Pahami Hak Hukum
Perluas Layanan Spesialis, RSUD Sumenep Resmi Buka Poli Urologi
KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga
Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya
KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
Krisis Air Bersih Menghantui Desa Sendir, Warga Desak Pemerintah Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Kenalkan POSBANKUM, KKN Universitas Wiraraja Dorong Warga Pahami Hak Hukum

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Perluas Layanan Spesialis, RSUD Sumenep Resmi Buka Poli Urologi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:41 WIB

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:51 WIB

57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya

Berita Terbaru