Ketua Umum BRN dr. Reagen Tegaskan Komitmen Perangi Stunting demi SDM Unggul

- Admin

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Isu stunting masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan kesehatan nasional. Percepatan penurunannya dinilai membutuhkan keterlibatan lintas sektor, termasuk organisasi kemasyarakatan.

Ketua Umum Brigade Rakyat Nusantara (BRN), dr. Reagen, menegaskan komitmennya untuk mengarahkan program organisasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui penanganan stunting secara terintegrasi.

Menurutnya, stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan, melainkan berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan, mulai dari aspek kecerdasan, produktivitas, hingga daya saing bangsa.

“Sebagai tenaga medis sekaligus bagian dari gerakan masyarakat, kami memandang stunting sebagai isu strategis. BRN akan fokus pada program perbaikan gizi, edukasi kesehatan, serta peningkatan akses layanan bagi ibu dan anak,” ujar dr. Reagen.

Ia menjelaskan, BRN akan memperkuat berbagai inisiatif di tingkat akar rumput, seperti kampanye gizi seimbang, pendampingan keluarga berisiko stunting, serta kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah daerah.

Pendekatan berbasis komunitas, lanjutnya, menjadi kunci agar intervensi berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. Selain itu, BRN juga mendorong sinergi lintas sektor guna memperluas jangkauan program, terutama di wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan prevalensi stunting sekaligus memperkuat fondasi SDM Indonesia yang sehat dan unggul.

Dengan komitmen ini, BRN menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional menuju generasi masa depan yang berkualitas.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Stunting Turun Jadi 11,6 Persen, Pemkab Sumenep Perkuat Intervensi Melalui Bantuan Susu
Wamenkes Usul Imunisasi Akhir Pekan di Aceh, Libatkan Ayah demi Tingkatkan Cakupan Vaksin
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, 10 Produk Berizin Resmi
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Validasi Data dan Keselamatan Pasien
Media Sosial dan Tekanan Mental Antara Validasi Diri dan Realitas Semu
Pemulihan Penglihatan Massal, Banyuwangi Lanjutkan Operasi Katarak Gratis 2026
Lewat Program CSR, PUDAM Banyuwangi Biayai BPJS Kesehatan 250 Pekerja Rentan
Pelayanan IGD RSUD Sumenep Dinilai Semakin Sigap dan Humanis oleh Keluarga Pasien

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:14 WIB

Stunting Turun Jadi 11,6 Persen, Pemkab Sumenep Perkuat Intervensi Melalui Bantuan Susu

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:27 WIB

Wamenkes Usul Imunisasi Akhir Pekan di Aceh, Libatkan Ayah demi Tingkatkan Cakupan Vaksin

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:37 WIB

BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, 10 Produk Berizin Resmi

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:44 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Validasi Data dan Keselamatan Pasien

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:01 WIB

Media Sosial dan Tekanan Mental Antara Validasi Diri dan Realitas Semu

Berita Terbaru

Opini

Indonesia Tidak Hanya Dikorupsi, Tetapi Dirampok

Minggu, 7 Jun 2026 - 06:55 WIB