JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh penumpang KM Sabuk Nusantara 92 pada pelayaran dari Pelabuhan Kalianget menuju Pelabuhan Masalembu, Selasa (17/3).
Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyampaikan bahwa PELNI berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan pelayanan penumpang.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan layanan, serta berkomitmen untuk melayani sepenuh hati demi memastikan setiap perjalanan penumpang tetap aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujar Ditto.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
KM Sabuk Nusantara 92 memiliki kapasitas 400 penumpang, sementara pada saat kejadian jumlah penumpang tercatat sebanyak 291 orang.
“Terkait permasalahan sistem pendingin udara (AC), memang benar terdapat kendala teknis. Namun, kru yang bertugas telah melakukan penanganan secara maksimal guna menjaga kenyamanan penumpang selama perjalanan,” tambah Ditto.
Sehubungan dengan informasi mengenai penumpang yang diturunkan dari kapal, PELNI menegaskan bahwa tidak terdapat kejadian tersebut. Kejadian yang sebenarnya merupakan miskomunikasi antara pihak kapal dengan penumpang.
“Penumpang yang bersangkutan meminta untuk dipindahkan ke musala yang suhunya lebih dingin, namun hal tersebut tidak dapat kami penuhi karena akan mengganggu aktivitas ibadah penumpang lainnya,” terang Ditto.
Dalam penanganannya, Nakhoda telah memberikan pilihan kepada penumpang untuk tetap melanjutkan perjalanan dengan mematuhi aturan yang berlaku atau memilih untuk tidak melanjutkan pelayaran demi kenyamanan bersama.
“Yang bersangkutan memilih untuk turun. Seluruh awak kapal kami telah menjalankan tugas sesuai prosedur, termasuk dalam menjaga ketertiban dan keselamatan pelayaran. Sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf kepada penumpang atas ketidaknyamanannya. Keluhan ini kami jadikan evaluasi dan perbaikan untuk selanjutnya,” pungkas Ditto.
Sebagai informasi, untuk penyampaian keluhan dan masukan, penumpang dapat menghubungi Contact Center PELNI 162 melalui telepon (021) 162, WhatsApp 0811-1621-162, email infopelni162@pelni.co.id, serta media sosial resmi PELNI.
Untuk kenyamanan pelanggan, PELNI juga sudah meningkatkan channel pembelian dan pembayaran tiket melalui berbagai channel resmi. Tiket kapal PELNI dapat diperoleh pada aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, Contact Center 162, Loket Cabang, fitur Lifestyle BCA Mobile, myBCA, Sukha by Livin’ Mandiri, BNI Agen46, BRImo, BRILink Agen, Gopay, OVO, MyTelkomsel, jaringan Indomaret dan OMI Mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, Easybook, VIA.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.
Untuk pembayaran, PELNI telah bekerja sama dengan BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay dan Fastpay.

Tentang PELNI
PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 18 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak.(*)





