Jakarta – Kementerian Keuangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkuat sinergi untuk meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekaligus mempercepat program swasembada listrik dan pengembangan listrik desa.
Hal itu dibahas dalam pertemuan antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Kementerian ESDM menjelang libur panjang pekan ini.
Menkeu Purbaya menegaskan dukungan penuh terhadap berbagai program Kementerian ESDM selama berdampak pada penguatan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.
“Pada dasarnya setiap upaya Menteri ESDM akan saya dukung,” kata Purbaya.
Menurutnya, sinergi antarkementerian diperlukan agar kebijakan fiskal dan kebijakan sektor energi berjalan selaras dengan arah pembangunan nasional.
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut sektor energi memiliki potensi besar dalam meningkatkan penerimaan negara. Ia mengatakan pembahasan bersama Kementerian Keuangan mencakup sinkronisasi program untuk memperkuat PNBP, swasembada listrik, hingga pengembangan listrik desa.
“Kami membahas sinkronisasi program untuk meningkatkan PNBP serta mewujudkan program swasembada listrik dan listrik desa,” ujar Bahlil.
Sebelumnya, sempat muncul perbedaan pernyataan terkait rencana kenaikan royalti komoditas mineral dan batu bara (minerba). Setelah Menkeu menyebut kebijakan tersebut akan berlaku mulai 1 Juni 2026, Menteri ESDM menyatakan penerapannya ditunda.
Keduanya kemudian bertemu pada Rabu, 13 Mei 2026, untuk menyamakan langkah dalam penataan potensi pendapatan negara di sektor ESDM.
“Saya dan Menteri Keuangan satu tim yang baik dalam rangka mengembangkan penataan kembali potensi pendapatan negara dari sektor ESDM,” kata Bahlil.
Ia menambahkan, pengelolaan potensi pendapatan negara di sektor ESDM harus dilakukan secara terintegrasi agar memberikan manfaat optimal bagi penerimaan negara, pembangunan nasional, dan perekonomian masyarakat.
Penulis : Rudi
Editor : Novita





