Pengetatan Skrining Kesehatan Jemaah Haji Diperkuat, Istithaah Jadi Syarat Utama

- Admin

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperketat proses skrining kesehatan bagi jemaah haji sebelum keberangkatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah benar-benar memenuhi syarat kesehatan (istithaah) demi keselamatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Kasubdit Pengawasan Haji Khusus Ditjen Pengendalian Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenhaj, Dani Pramudya, menegaskan bahwa tahun ini kebijakan istithaah telah diterapkan secara ketat dan menjadi syarat utama keberangkatan.

“Alhamdulillah, tahun ini sudah diberlakukan istithaah, sehingga skrining kesehatan benar-benar dilakukan secara ketat. Kami terus memantau kondisi jemaah, termasuk saat berada di embarkasi,” ujarnya dalam wawancara bersama Radio Republik Indonesia PRO3, Rabu (6/5/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan tidak berhenti saat jemaah dinyatakan lolos di daerah. Evaluasi lanjutan tetap dilakukan ketika jemaah telah masuk ke embarkasi. Dalam sejumlah kasus, terdapat jemaah yang akhirnya dinyatakan belum layak berangkat setelah pemeriksaan lanjutan.

“Jika setelah evaluasi di embarkasi jemaah dinyatakan tidak layak, maka keberangkatannya akan ditunda dengan persetujuan yang bersangkutan,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah memastikan jemaah yang batal berangkat karena alasan kesehatan tetap mendapatkan perhatian. Mereka akan diprioritaskan untuk berangkat pada musim haji berikutnya setelah kondisi kesehatannya memungkinkan.

Dani menegaskan, pengetatan skrining ini bukan untuk mempersulit, melainkan sebagai bentuk perlindungan terhadap jemaah. “Intinya untuk menjaga keselamatan jemaah selama beribadah,” tegasnya.

Di sisi lain, perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lanjut usia. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji secara rutin melakukan pengecekan kondisi kesehatan, mulai dari tekanan darah hingga tingkat kebugaran.

Anggota tim kesehatan haji Indonesia di wilayah Aziziyah, Mario Abdullah, mengungkapkan bahwa keluhan yang paling sering dialami jemaah saat ini adalah gangguan saluran pernapasan ringan.

“Keluhan yang paling banyak adalah batuk, pilek, dan sakit tenggorokan,” ujarnya.

Ia menambahkan, layanan kesehatan di klinik satelit Aziziyah telah mampu menangani pengobatan dasar bagi jemaah, termasuk pemberian obat. Jika diperlukan penanganan lebih lanjut, jemaah akan dirujuk ke fasilitas kesehatan haji yang lebih lengkap melalui koordinasi dengan Klinik Kesehatan Haji Indonesia.

Dengan sistem pengawasan yang semakin ketat, pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan dalam kondisi kesehatan yang optimal.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

BNPT Rehabilitasi 112 Anak Terpapar Radikalisme Lewat Game Online
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 Soroti Tantangan Digital dan Peran Media
Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama
Prabowo Beri Taklimat 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor, Perkuat Soliditas Prajurit
Hari Kartini 2026: KOWANI Luncurkan Gerakan Wanita Berkebaya Lewat Fun Walk 1,2 Km di Jakarta
Nanda Asifa Putri Terpilih sebagai Presiden CIB 2026–2027
Kasus Daycare Yogyakarta: KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Terstruktur, 13 Orang Jadi Tersangka
Jelang Keberangkatan, Jemaah Haji Nikmati Layanan Nyaman dan Terstandar

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:58 WIB

Pengetatan Skrining Kesehatan Jemaah Haji Diperkuat, Istithaah Jadi Syarat Utama

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:49 WIB

BNPT Rehabilitasi 112 Anak Terpapar Radikalisme Lewat Game Online

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:45 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 Soroti Tantangan Digital dan Peran Media

Kamis, 30 April 2026 - 19:05 WIB

Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama

Kamis, 30 April 2026 - 14:26 WIB

Prabowo Beri Taklimat 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor, Perkuat Soliditas Prajurit

Berita Terbaru