Jadi Inspirasi Nasional, KPK RI Nilai Desa Sukojati Banyuwangi Layak Jadi Percontohan Desa Antikorupsi

- Admin

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi – Komitmen membangun tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel kembali mengharumkan nama Kabupaten Banyuwangi. Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, mendapat penilaian tinggi dari tim observasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan dinilai layak menjadi percontohan Desa Antikorupsi tingkat nasional.

Penilaian tersebut menempatkan Desa Sukojati sebagai salah satu desa terdepan dalam penguatan budaya integritas dan pencegahan korupsi berbasis masyarakat. Dalam proses observasi, KPK menilai Desa Sukojati berhasil memenuhi lima komponen utama Desa Antikorupsi, yakni penguatan tata laksana pemerintahan, pengawasan, kualitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat, serta penguatan kearifan lokal.

Salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus dari tim penilai adalah penerapan sistem digital dalam pengelolaan keuangan desa dan keterbukaan informasi publik yang dinilai berjalan efektif dan mudah diakses masyarakat.

Tak hanya dari sisi sistem administrasi, budaya antikorupsi di tengah masyarakat juga menjadi poin penting dalam penilaian. KPK melihat adanya kesadaran kolektif serta budaya malu terhadap praktik korupsi yang tumbuh di lingkungan aparatur maupun warga desa.

Spesialis Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Firlana Martha, menyebut Desa Sukojati berhasil menunjukkan praktik integritas yang nyata dalam pelayanan publik.

“Desa Sukojati menunjukkan bahwa integritas bukan hanya soal teori, tapi praktik nyata dalam melayani warga. Inovasi yang dilakukan di sini sangat relevan untuk diduplikasi oleh desa-desa lain di Indonesia. Kami melihat adanya keselarasan antara perencanaan pembangunan dengan pengawasan yang melibatkan masyarakat secara aktif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukojati, Edy Suwito, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen desa dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

“Capaian ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen desa dan dukungan penuh dari Pemkab Banyuwangi. Kami ingin membuktikan bahwa dengan transparansi, kepercayaan masyarakat akan meningkat, dan pembangunan desa bisa berjalan lebih efektif tanpa adanya kebocoran anggaran. Predikat ini adalah amanah bagi kami untuk terus konsisten menjaga nilai-nilai antikorupsi,” katanya.

Prestasi Desa Sukojati sekaligus memperkuat citra Banyuwangi sebagai daerah yang konsisten melakukan reformasi birokrasi dan inovasi pelayanan publik hingga ke tingkat desa.

Status sebagai desa yang dinilai layak menjadi Desa Antikorupsi Nasional diharapkan mampu menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Banyuwangi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih, sehat, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Desa Sukojati kini tidak hanya menjadi kebanggaan Banyuwangi, tetapi juga dipandang sebagai prototipe nasional pembangunan desa berbasis integritas, transparansi, dan partisipasi publik yang kuat.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

PLN Tegaskan Isu Pemadaman Listrik Jawa-Bali Tiga Hari Adalah Hoaks
Didesak Bentuk Yayasan Sosial, Program “Berbagi Setiap Hari” Detikzone.id Dinilai Perlu Dilembagakan
Shodaqoh Subuh Masjid Ahmad Dahlan Parsanga, Menebar Berkah dari Jamaah untuk Masyarakat
Pemkab Sumenep dan Baznas Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran di Giligenting
BPRS Bhakti Sumekar Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Bersih di Masjid Ahmad Dahlan Parsanga
Sembilan Hari Tanpa Henti, Detikzone.id Tebar Kebaikan untuk Sesama
Kominfo Jatim Sebut Hoaks Masih Dominasi Arus Informasi Digital
QISMu Students Kembali Bersinar di Ajang Kabupaten dan Provinsi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:26 WIB

PLN Tegaskan Isu Pemadaman Listrik Jawa-Bali Tiga Hari Adalah Hoaks

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:14 WIB

Didesak Bentuk Yayasan Sosial, Program “Berbagi Setiap Hari” Detikzone.id Dinilai Perlu Dilembagakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:37 WIB

Pemkab Sumenep dan Baznas Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran di Giligenting

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Bersih di Masjid Ahmad Dahlan Parsanga

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:58 WIB

Sembilan Hari Tanpa Henti, Detikzone.id Tebar Kebaikan untuk Sesama

Berita Terbaru

Nasional

Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan

Selasa, 23 Jun 2026 - 06:54 WIB

Opini

Balada MBG Mau Distop: Siswa Santai, Mitra Stres

Senin, 22 Jun 2026 - 12:58 WIB