PMII UPI Serahkan Policy Brief Pusat Informasi KKKS Migas ke SKK Migas Jabanusa

- Admin

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas PGRI Sumenep (UPI) kembali melanjutkan langkah advokasi kebijakan dengan menyerahkan dokumen policy brief terkait revitalisasi Pusat Informasi KKKS Migas kepada perwakilan SKK Migas wilayah Jabanusa di Surabaya, Senin (5/5/2026).

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut setelah sebelumnya dokumen serupa diserahkan kepada DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Penyerahan kepada SKK Migas Jabanusa dilakukan guna memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam mendorong perbaikan tata kelola informasi sektor hulu migas, khususnya di Kabupaten Sumenep.

Ketua Komisariat PMII UPI, Diky Alamsyah, menegaskan bahwa keterlibatan SKK Migas menjadi faktor penting dalam memastikan revitalisasi pusat informasi dapat berjalan secara optimal.

“SKK Migas memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan komunikasi publik sektor hulu migas. Kami berharap policy brief ini tidak hanya menjadi dokumen, tetapi benar-benar ditindaklanjuti sebagai bagian dari perbaikan sistem informasi yang selama ini belum berjalan maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Febri Ihsan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan mahasiswa PMII UPI dalam memberikan masukan terkait penguatan pusat informasi KKKS Migas.

“Kami sangat mengapresiasi masukan yang dibuat oleh teman-teman PMII. Ini akan menjadi bahan yang akan kami tindak lanjuti. Pada dasarnya tujuan kita sama, yaitu membangun pusat informasi KKKS yang lebih baik, transparan, dan dapat diterima oleh masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, penguatan komunikasi publik menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan yang harmonis antara industri migas dan masyarakat di daerah.

PMII UPI berharap sinergi antara SKK Migas, pemerintah daerah, dan KKKS dapat segera diwujudkan melalui langkah konkret, seperti pembentukan legal standing pusat informasi, penyusunan program kerja yang terstruktur, hingga penguatan sistem informasi berbasis digital.

Selain menyerahkan policy brief, PMII UPI juga melakukan kunjungan edukatif ke Migas Corner ITS yang berada di lingkungan kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai industri hulu migas secara menyeluruh, mulai dari proses eksplorasi hingga produksi.

Melalui penguatan kapasitas tersebut, PMII UPI berharap advokasi kebijakan yang dilakukan dapat semakin berbasis data, pengetahuan, dan kebutuhan masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Jadi Inspirasi Nasional, KPK RI Nilai Desa Sukojati Banyuwangi Layak Jadi Percontohan Desa Antikorupsi
Perkuat GERMAS, Dinkes Banyuwangi Fokus Layanan Gratis di Tengah Efisiensi Anggaran
Laptop Diservis di ITC “Berlian Teknologi” Berujung Mati Total, Konsumen Soroti Tanggung Jawab Toko
Biaya Izin Sapi Bali Melonjak Tajam, Bayangi Kenaikan Harga Kurban di Banyuwangi
Airventure 2026 Dorong Banyuwangi Jadi Pusat Pembelajaran Blue Economy Dunia
Kasus Miskomunikasi Ernawati Jadi Sorotan Pentingnya Restorative Justice di Banyuwangi
Muslimat NU Banyuwangi Dorong Koperasi Annisa Jadi Motor Ekonomi Transparan
Battle Sound Sumbersewu Hadirkan Dampak Nyata Ribuan KK Terima Bantuan Beras

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:21 WIB

Jadi Inspirasi Nasional, KPK RI Nilai Desa Sukojati Banyuwangi Layak Jadi Percontohan Desa Antikorupsi

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:43 WIB

PMII UPI Serahkan Policy Brief Pusat Informasi KKKS Migas ke SKK Migas Jabanusa

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:28 WIB

Perkuat GERMAS, Dinkes Banyuwangi Fokus Layanan Gratis di Tengah Efisiensi Anggaran

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:18 WIB

Laptop Diservis di ITC “Berlian Teknologi” Berujung Mati Total, Konsumen Soroti Tanggung Jawab Toko

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:48 WIB

Airventure 2026 Dorong Banyuwangi Jadi Pusat Pembelajaran Blue Economy Dunia

Berita Terbaru