Perkuat GERMAS, Dinkes Banyuwangi Fokus Layanan Gratis di Tengah Efisiensi Anggaran

- Admin

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi – Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan “Penguatan Dukungan Mitra Potensial dalam Penggerakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)” di Aula dr. Rasad Oesman, Rabu (06/05/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga kualitas layanan kesehatan di tengah tekanan efisiensi anggaran.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, H. Amir Hidayat, S.K.M., M.Si., menegaskan bahwa pelayanan kesehatan gratis dan berkualitas tetap menjadi prioritas utama meskipun terjadi penurunan anggaran yang cukup signifikan.

“Target utama kita adalah memberikan pengobatan yang berkualitas dan gratis bagi seluruh warga Banyuwangi. Ini menjadi tantangan karena saat ini terjadi penurunan anggaran yang sangat drastis, khususnya untuk dana MBG dan program Sekolah Rakyat. Namun, prinsip pelayanan kesehatan dasar yang tidak membebani masyarakat tetap tidak bisa ditawar,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Dinas Kesehatan juga mendorong penguatan program GERMAS sebagai solusi preventif untuk menekan angka kesakitan masyarakat. Edukasi pola hidup sehat dinilai menjadi langkah paling efektif di tengah keterbatasan anggaran pengobatan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari TP PKK Kabupaten Banyuwangi, organisasi kepemudaan seperti Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor, hingga organisasi keagamaan seperti Muslimat NU, Aisyiyah, LDII, Parisada Hindu, WALUBI, KONGKHUCU, serta unsur pastoral gereja dan institusi pendidikan.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat penyebaran informasi dan implementasi GERMAS hingga ke tingkat akar rumput. Dengan demikian, masyarakat didorong untuk lebih mandiri dalam menjaga kesehatan melalui pola hidup bersih dan sehat.

Penurunan anggaran jaminan kesehatan menjadi tantangan serius, namun juga menjadi momentum untuk memperkuat pendekatan promotif dan preventif. Pemerintah daerah menilai, semakin sedikit masyarakat yang sakit, maka beban pembiayaan kesehatan juga dapat ditekan.

Melalui sinergi ini, Dinas Kesehatan Banyuwangi menunjukkan komitmennya untuk tetap hadir memberikan layanan kesehatan yang optimal, sekaligus memastikan program pengobatan gratis tetap berjalan sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis
Gema Sendir Audiensi ke DPMD Sumenep, Tagih Solusi Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:41 WIB

13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang

Berita Terbaru