Airventure 2026 Dorong Banyuwangi Jadi Pusat Pembelajaran Blue Economy Dunia

- Admin

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi – Kabupaten Banyuwangi kembali menegaskan posisinya sebagai laboratorium hidup bagi akademisi global melalui gelaran Airventure 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh FIKKIA Universitas Airlangga ini menghadirkan ratusan mahasiswa mancanegara untuk mendalami konsep Blue Economy atau ekonomi biru.

Mahasiswa dari berbagai benua tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang menggabungkan pendekatan akademik dan praktik lapangan. Mereka mempelajari bagaimana sinkronisasi antara konservasi laut dan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan lokal di Banyuwangi.

Selama kegiatan berlangsung, peserta diajak terjun langsung ke lapangan untuk mengamati tata kelola ekosistem pesisir, pengelolaan sampah laut, hingga inovasi budidaya laut yang ramah lingkungan. Pengalaman ini menjadi nilai lebih karena mahasiswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga menyaksikan implementasi nyata di lapangan.

Selain aspek akademik, Airventure 2026 juga menjadi sarana efektif dalam mempromosikan pariwisata berbasis edukasi atau edutourism. Kehadiran mahasiswa internasional dalam jumlah besar turut memperkuat citra Banyuwangi sebagai destinasi yang tidak hanya unggul secara wisata, tetapi juga dalam bidang riset dan pendidikan.

“Melalui Airventure 2026, kami ingin menggaungkan konsep Blue Economy dari Banyuwangi ke level global. Mahasiswa mancanegara ini tidak hanya belajar teori, tetapi melihat langsung bagaimana masyarakat lokal menjaga keseimbangan ekosistem laut,” ungkap pihak penyelenggara.

Inisiatif ini dinilai sejalan dengan visi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam menjadikan sektor pendidikan tinggi sebagai motor penggerak inovasi daerah. Jejaring internasional yang terbentuk melalui kegiatan ini diharapkan menjadi aset jangka panjang untuk memperkenalkan potensi maritim Banyuwangi ke pasar global.

Airventure 2026 membuktikan bahwa laut Banyuwangi tidak sekadar menjadi sumber mata pencaharian, tetapi juga ruang belajar bagi dunia. Dengan mengusung konsep Blue Economy, FIKKIA Unair bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan upaya pelestarian lingkungan.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

Komitmen Zero Halinar, Lapas Banyuwangi Gelar Razia Mendadak dan Tes Urin
Dua Alas Hak Terungkap Haji Ramang dan Muhamad Syair Disorot dalam Skandal 5 SHM Keranga
Danrem 083 Banyuwangi Sebut Jembatan Gantung Hasil Kolaborasi Luar Biasa
Jadi Inspirasi Nasional, KPK RI Nilai Desa Sukojati Banyuwangi Layak Jadi Percontohan Desa Antikorupsi
PMII UPI Serahkan Policy Brief Pusat Informasi KKKS Migas ke SKK Migas Jabanusa
Perkuat GERMAS, Dinkes Banyuwangi Fokus Layanan Gratis di Tengah Efisiensi Anggaran
Laptop Diservis di ITC “Berlian Teknologi” Berujung Mati Total, Konsumen Soroti Tanggung Jawab Toko
Biaya Izin Sapi Bali Melonjak Tajam, Bayangi Kenaikan Harga Kurban di Banyuwangi

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:53 WIB

Komitmen Zero Halinar, Lapas Banyuwangi Gelar Razia Mendadak dan Tes Urin

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:00 WIB

Dua Alas Hak Terungkap Haji Ramang dan Muhamad Syair Disorot dalam Skandal 5 SHM Keranga

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:45 WIB

Danrem 083 Banyuwangi Sebut Jembatan Gantung Hasil Kolaborasi Luar Biasa

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:43 WIB

PMII UPI Serahkan Policy Brief Pusat Informasi KKKS Migas ke SKK Migas Jabanusa

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:28 WIB

Perkuat GERMAS, Dinkes Banyuwangi Fokus Layanan Gratis di Tengah Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru

Pemerintahan

Purbaya Pastikan Insentif Mobil dan Motor Listrik Mulai Juni 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:35 WIB