800 CJH Sumenep Masuk Kategori Risiko Tinggi Jelang Keberangkatan Haji 2026

- Admin

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Sekitar 800 calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Sumenep tahun 2026 tercatat masuk dalam kategori risiko tinggi (risti). Data tersebut diungkap Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) setempat menjelang musim keberangkatan haji.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Sumenep, Ahmad Syamsuri, menjelaskan bahwa kategori risti mencakup jemaah dengan faktor usia lanjut maupun penyakit penyerta.

“Risti ini terdiri dari beberapa kategori, mulai dari faktor kesehatan umum hingga penyakit seperti jantung, diabetes, hipertensi, obesitas, dan hiperkolesterol,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut memerlukan perhatian khusus karena berpotensi memengaruhi kesiapan jemaah saat menjalankan ibadah haji.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes melakukan pemantauan kesehatan secara rutin melalui fasilitas pelayanan kesehatan di masing-masing wilayah. Jemaah yang teridentifikasi risti juga mendapatkan pendampingan medis serta pengobatan sesuai anjuran dokter.

“Kami lakukan kontrol rutin agar kondisi mereka tetap stabil dan siap berangkat,” katanya.

Upaya ini diharapkan mampu memastikan seluruh jemaah, termasuk yang masuk kategori risti, dapat menunaikan ibadah haji tanpa hambatan kesehatan yang berarti.

Facebook Comments Box

Penulis : Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Kenalkan POSBANKUM, KKN Universitas Wiraraja Dorong Warga Pahami Hak Hukum
Perluas Layanan Spesialis, RSUD Sumenep Resmi Buka Poli Urologi
KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga
Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya
KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
Krisis Air Bersih Menghantui Desa Sendir, Warga Desak Pemerintah Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Kenalkan POSBANKUM, KKN Universitas Wiraraja Dorong Warga Pahami Hak Hukum

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Perluas Layanan Spesialis, RSUD Sumenep Resmi Buka Poli Urologi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:41 WIB

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:51 WIB

57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya

Berita Terbaru