Bangkalan – Gedung SDN Kajuanak 4 yang ambruk sejak lima bulan lalu akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, turun langsung meninjau kondisi sekolah tersebut guna memastikan percepatan perbaikan.
Dalam kunjungannya, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa sekolah tersebut akan segera mendapatkan program revitalisasi. Ia bahkan berencana memanggil kepala sekolah ke Jakarta untuk mengikuti bimbingan teknis (bimtek) sebagai bagian dari proses percepatan pembangunan.
“Kepala sekolah akan kita panggil ke Jakarta untuk bimtek. Setelah itu kita hitung kebutuhan anggaran, dan sekitar seminggu setelahnya pembangunan bisa dimulai,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menargetkan proses perbaikan dapat rampung sebelum akhir tahun 2026, sehingga para siswa dapat kembali belajar dengan nyaman di ruang kelas yang layak.
Sementara menunggu pembangunan, kegiatan belajar mengajar akan dialihkan ke rumah warga sekitar. Menurutnya, langkah ini lebih baik dibandingkan menggunakan tenda darurat.
“Daripada belajar di tenda, siswa lebih nyaman belajar di rumah penduduk,” katanya.
Selain kasus SDN Kajuanak 4, Abdul Mu’ti juga mengungkapkan bahwa terdapat ratusan sekolah di Kabupaten Bangkalan yang mengalami kerusakan berat. Pemerintah akan melakukan perbaikan secara bertahap sesuai prioritas.
Kepala sekolah, Ningsih, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah. Bahkan dalam kunjungan tersebut, Menteri turut melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya proses pembangunan.
“Alhamdulillah perbaikannya sudah pasti. Mungkin dalam dua minggu ke depan bisa MoU, lalu seminggu setelahnya pembangunan dimulai,” ujarnya.
Ia berharap proses pembangunan berjalan lancar agar para siswa segera mendapatkan fasilitas belajar yang layak, setelah selama ini harus belajar di luar kelas dalam kondisi terbatas.
Penulis : Rudi
Editor : Novita





