Banyuwangi – Puluhan siswa kelas 5 dan 6 SD Muhammadiyah 1 Banyuwangi mengikuti kegiatan luar ruang dalam rangka penempuhan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Pengamat bagi Pramuka Penggalang. Kegiatan ini dikemas melalui jelajah alam bersama Saka Wanabakti sebagai upaya menanamkan keterampilan observasi sejak dini.
Di bawah bimbingan Samsul Anam, pembina Pramuka sekaligus Pembina Saka Wanabakti Kwarcab Banyuwangi, para siswa dilatih mengasah kepekaan panca indra dan kemampuan analisis melalui pengamatan langsung di lingkungan terbuka.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Penempuhan TKK Pengamat ini sangat krusial sebagai bekal adik-adik Penggalang. Mereka dilatih untuk teliti membaca tanda-tanda alam, mengenali perubahan lingkungan, serta mendokumentasikan hasil pengamatan secara akurat. Harapannya, kemampuan ini menjadi kebiasaan berpikir kritis dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Samsul Anam.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diuji kemampuan mengingat rute perjalanan, mencatat detail lingkungan, hingga mengenali ciri-ciri flora dan ekosistem yang ditemui. Metode observasi langsung digunakan untuk melatih fokus, konsentrasi, serta kemampuan membedakan kondisi lingkungan yang sehat dan tercemar.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai hubungan timbal balik antara manusia dan alam. Hal ini bertujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak usia dini.
Perwakilan orang tua murid, Ibu Romlah, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai program jelajah alam ini memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak.
“Sebagai orang tua, saya sangat mendukung kegiatan ini. Anak-anak menjadi lebih peka dan peduli terhadap lingkungan. Ini adalah bekal keterampilan nyata yang bermanfaat, baik di sekolah maupun di rumah,” ungkapnya.
Kegiatan TKK Pengamat juga dinilai mampu mengasah kecerdasan spasial dan visual siswa sebagai fondasi penting dalam jenjang pendidikan kepramukaan berikutnya. Sinergi antara sekolah, pembina, dan orang tua menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program ini.
Keberhasilan penempuhan TKK Pengamat oleh siswa SD Muhammadiyah 1 Banyuwangi menjadi bukti bahwa pendidikan luar ruang efektif dalam membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan. Dengan bekal tersebut, para penggalang diharapkan mampu menjadi generasi yang berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam di Bumi Blambangan.
Penulis : Aldi Santoso
Editor : Novita





