Ekskul PBB Wajib di MA Pakis Duren, KOKAM Turun Langsung Bentuk Karakter Siswa

- Admin

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi – Guna membentuk karakter disiplin dan mental tangguh, Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Pakis Duren mewajibkan seluruh siswanya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Peraturan Baris Berbaris (PBB) setiap hari Sabtu. Program ini menjadi bagian penting dalam kurikulum pengembangan diri, dengan melibatkan langsung personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah sebagai instruktur utama di lapangan.

Guru MA Muhammadiyah Pakis Duren, Fajar Wahyu, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya nyata madrasah dalam menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab sejak dini.

“Kegiatan Sabtu wajib ini merupakan ikhtiar madrasah untuk membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki fisik kuat dan mental yang sigap. Kehadiran instruktur dari KOKAM memberikan motivasi lebih bagi siswa untuk bersikap tertib,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih sekaligus personel KOKAM, Eki Suparminto, menjelaskan bahwa materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada gerakan fisik, tetapi juga pembentukan karakter.

“Kami melatih mulai dari gerakan dasar di tempat, berjalan, hingga formasi dan tata upacara bendera sesuai standar nasional. Baris-berbaris bukan sekadar latihan fisik, melainkan juga latihan konsentrasi, kepatuhan terhadap instruksi, serta pengendalian diri,” tegasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap Sabtu ini juga bertujuan mempersiapkan siswa menghadapi berbagai perlombaan antar-sekolah, sekaligus membentuk jiwa kepemimpinan yang berwibawa. Selain itu, ekskul PBB dinilai efektif dalam menekan perilaku negatif remaja dengan mengarahkan energi mereka ke aktivitas yang positif, terstruktur, dan disiplin.

Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan organisasi otonom Muhammadiyah ini menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik di lingkungan Pakis Duren. Di sisi lain, pelatihan ini juga menjadi sarana pengenalan awal bagi siswa terhadap KOKAM sebagai bagian dari proses kaderisasi generasi muda Muhammadiyah ke depan.

Dengan dukungan tenaga pendidik serta pelatih berpengalaman, MA Muhammadiyah Pakis Duren menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi berkarakter kuat. Para siswa diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai disiplin dalam kehidupan sehari-hari demi kemajuan Banyuwangi, khususnya di wilayah Pakis Duren.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga
Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya
KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
Krisis Air Bersih Menghantui Desa Sendir, Warga Desak Pemerintah Bertindak
Bupati Fauzi Serahkan Bantuan RTLH, Dorong Warga Tingkatkan Kualitas Hidup dan Kesejahteraan
Pelayanan Kian Berkualitas, Indikator Mutu RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Nyaris Sempurna

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:41 WIB

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:51 WIB

57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:47 WIB

KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:05 WIB

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika

Berita Terbaru