BNPT Rehabilitasi 112 Anak Terpapar Radikalisme Lewat Game Online

- Admin

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah merehabilitasi 112 anak yang terpapar paham radikalisme dan terorisme. Hal ini disampaikan Kepala BNPT, Eddy Hartono, saat ditemui di Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Eddy menjelaskan, proses rehabilitasi dilakukan melalui pendekatan terhadap lingkungan terdekat anak. Tidak hanya keluarga, BNPT juga melibatkan guru hingga tokoh masyarakat yang memiliki kedekatan dengan anak-anak tersebut.

Pendekatan ini bertujuan tidak hanya menghilangkan paparan radikalisme pada anak, tetapi juga menetralkan lingkungan sekitar agar tidak menjadi ruang tumbuhnya kembali paham tersebut. Rehabilitasi dilakukan melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga negara.

“Kita lakukan upaya rehabilitasi. Jadi, kita dekati orang tuanya, gurunya, hingga tokoh-tokoh di lingkungan rumahnya. Lingkungan terdekat anak menjadi fokus utama agar mereka tidak kembali terpapar,” ujar Eddy, Sabtu, 2 Mei 2026.

Sebelumnya, BNPT mengungkap bahwa paparan radikalisme terhadap 112 anak tersebut terjadi saat mereka bermain game online, khususnya melalui platform Roblox.

Menurut Eddy, interaksi dengan pemain yang tidak dikenal menjadi celah masuk bagi penyebaran paham radikal. Fitur komunikasi dalam gim dimanfaatkan pelaku untuk membangun kedekatan emosional dengan anak-anak.

“Di sinilah yang kami sebut sebagai digital grooming. Anak diajak berkomunikasi, kemudian diarahkan ke platform lain. Di sana mulai terjadi proses normalisasi hingga penyisipan doktrin,” jelasnya.

BNPT menegaskan, pengawasan dan pendampingan terhadap aktivitas digital anak menjadi penting di tengah maraknya interaksi daring. Peran orang tua, guru, dan lingkungan dinilai krusial dalam mencegah penyebaran paham radikalisme sejak dini.

Facebook Comments Box

Penulis : Syafruddin

Editor : Novita

Berita Terkait

Pemerintah Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak, Fokus Perluas Basis Penerimaan Negara
Kejagung Terima Pelimpahan Tiga Kasus Korupsi, 74 Kg Emas dan Valas Miliaran Disita
Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
BRIN: Satelit Jadi Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia di Usia 50 Tahun Palapa
KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin, Diduga Terkait Suap Proyek
Prabowo Minta Polri Jaga Kepercayaan Rakyat dan Terus Berbenah
Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:59 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak, Fokus Perluas Basis Penerimaan Negara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:57 WIB

Kejagung Terima Pelimpahan Tiga Kasus Korupsi, 74 Kg Emas dan Valas Miliaran Disita

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:17 WIB

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:09 WIB

BRIN: Satelit Jadi Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia di Usia 50 Tahun Palapa

Sabtu, 4 Juli 2026 - 04:18 WIB

KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin, Diduga Terkait Suap Proyek

Berita Terbaru