IPM Terus Meroket, Mendikdasmen Pilih Banyuwangi Jadi Pusat Peringatan Hardiknas Nasional

- Admin

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi – Keberhasilan Kabupaten Banyuwangi dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kembali mendapat pengakuan dari pemerintah pusat. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menetapkan Banyuwangi sebagai lokasi peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini.

Penunjukan ini menjadi simbol apresiasi atas berbagai terobosan pendidikan yang dinilai berhasil menekan angka putus sekolah serta meningkatkan kualitas literasi masyarakat di daerah tersebut.

Dalam keterangannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Banyuwangi menunjukkan capaian yang layak dijadikan contoh nasional.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memilih Banyuwangi bukan tanpa alasan. Tren kenaikan IPM di sini sangat impresif. Integrasi antara sektor pendidikan dan pemberdayaan ekonomi berjalan efektif. Program seperti Siswa Asuh Sebaya (SAS) dan Garda Ampuh menjadi model transformasi pendidikan yang patut direplikasi,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“IPM yang terus meningkat adalah buah dari komitmen bersama. Kami memastikan akses pendidikan menjangkau hingga pelosok desa melalui berbagai program jemput bola. Pendidikan adalah kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan,” katanya.

Tren positif IPM Banyuwangi tercatat konsisten dan bahkan melampaui sejumlah daerah lain di Provinsi Jawa Timur. Salah satu faktor pendorongnya adalah kebijakan afirmatif berupa bantuan uang saku dan subsidi transportasi bagi siswa kurang mampu.

Selain itu, implementasi digitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah pinggiran turut menjadi perhatian Mendikdasmen. Sekolah di wilayah tersebut dinilai mampu bersaing dengan sekolah di perkotaan, menandakan pemerataan kualitas pendidikan mulai terwujud.

Penetapan Banyuwangi sebagai pusat peringatan Hardiknas juga menunjukkan bahwa arah kebijakan pendidikan daerah telah selaras dengan visi nasional dalam penguatan manajemen talenta. Dampaknya diproyeksikan akan meningkatkan daya saing sumber daya manusia di masa depan.

Momentum Hari Pendidikan Nasional ini juga dimanfaatkan untuk memberikan penghargaan kepada guru-guru inspiratif, khususnya yang mengabdi di wilayah terpencil.

Dengan capaian IPM yang terus meningkat serta dukungan pemerintah pusat, Banyuwangi semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu barometer pendidikan nasional dan diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tinjau Sekolah Ambruk di Bangkalan, Targetkan Perbaikan Rampung 2026
Seru dan Edukatif! Siswa SD Muhammadiyah 1 Banyuwangi Taklukkan TKK Pengamat Lewat Jelajah Alam
Perjokian UTBK Terungkap di Unesa, Menteri Brian: Tidak Ada Toleransi untuk Kecurangan
Mendikdasmen Tancap Gas, 26 RKD di Sumbar Diresmikan untuk Pemulihan Pendidikan
BAZNAS Sumenep Buka Beasiswa Cendekia 2026 Gelombang 2 Jalur Prestasi
Ajang S4LCOM SMA Muhammadiyah 1 Sumenep Usai – Ini Daftar Lengkap Juaranya
UMSURA Peringkat 1 PTS Terbaik di Jatim versi UniRank 2026
UIN Madura Perkuat Internasionalisasi, Jalin MoU dengan Kampus Mesir

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:12 WIB

IPM Terus Meroket, Mendikdasmen Pilih Banyuwangi Jadi Pusat Peringatan Hardiknas Nasional

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:33 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tinjau Sekolah Ambruk di Bangkalan, Targetkan Perbaikan Rampung 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 01:19 WIB

Seru dan Edukatif! Siswa SD Muhammadiyah 1 Banyuwangi Taklukkan TKK Pengamat Lewat Jelajah Alam

Jumat, 24 April 2026 - 09:26 WIB

Perjokian UTBK Terungkap di Unesa, Menteri Brian: Tidak Ada Toleransi untuk Kecurangan

Minggu, 19 April 2026 - 17:30 WIB

Mendikdasmen Tancap Gas, 26 RKD di Sumbar Diresmikan untuk Pemulihan Pendidikan

Berita Terbaru