Banyuwangi – Media sosial dihebohkan oleh video yang memperlihatkan percikan api keluar dari bagian bawah lokomotif KA Probowangi saat melintas di petak jalan antara Kalibaru–Mrawan, Banyuwangi, Minggu malam (30/3/2026). Menanggapi hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember memberikan klarifikasi resmi pada 4 April 2026.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menegaskan bahwa percikan api dalam video tersebut bukan berasal dari kebakaran mesin maupun korsleting listrik. Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis, fenomena itu terjadi akibat gesekan antara roda lokomotif dengan rel.
Ia menjelaskan, saat kejadian kondisi cuaca sedang gerimis sehingga rel menjadi basah dan licin. Hal tersebut memicu lokomotif mengalami slip atau kehilangan daya cengkeram. Dalam kondisi ini, roda berputar lebih cepat tanpa diimbangi pergerakan optimal di atas rel, sehingga menimbulkan gesekan intens yang memicu percikan api.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Masinis dan asisten masinis telah menjalankan prosedur dengan tepat untuk mengembalikan traksi lokomotif hingga kereta dapat melaju normal kembali,” ujar Cahyo.
KAI memastikan bahwa insiden tersebut merupakan kendala teknis operasional yang dapat ditangani dengan cepat oleh petugas. Seluruh penumpang dilaporkan dalam kondisi aman dan perjalanan KA Probowangi tidak mengalami gangguan jadwal yang signifikan.
Pihak KAI juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial.
Penulis : Aldi Santoso
Editor : Novita





