Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

- Admin

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Tersangka kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo, yakni Roy Suryo> dan Tifauziah Tyassuma, dikabarkan ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat pagi, 19 Juni 2026.

Informasi tersebut dibenarkan oleh salah satu kuasa hukum Roy Suryo, Petrus Selestinus, yang menyebut kliennya diamankan sekitar pukul 07.00 WIB. Pada waktu yang hampir bersamaan, tim hukum juga menerima informasi bahwa dr Tifa turut ditangkap oleh penyidik.

Menurut Petrus, tindakan penangkapan tersebut disayangkan karena Roy Suryo selama ini dinilai kooperatif dalam menjalani proses hukum, termasuk memenuhi panggilan penyidik dan melaksanakan wajib lapor. Ia menilai apabila tujuan penyidik adalah pelaksanaan tahap II setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, maka cukup dilakukan melalui surat panggilan tanpa perlu upaya paksa berupa penangkapan.

Sementara itu, kuasa hukum dr Tifa, Azis Yanuar, mengonfirmasi bahwa kliennya dijemput aparat kepolisian di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.

Roy Suryo dan dr Tifa diketahui telah berstatus tersangka sejak November 2025 dalam perkara dugaan penyebaran informasi yang mempertanyakan keaslian ijazah Presiden ke-7 RI.

Sebelumnya, pada 2 Juni 2026, Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa berkas perkara kedua tersangka telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Dengan status tersebut, perkara dinilai siap memasuki tahap penyerahan tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, sebelumnya menyatakan bahwa seluruh petunjuk jaksa telah dipenuhi sehingga berkas perkara tidak lagi memerlukan perbaikan.

Menanggapi perkembangan tersebut, kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, sebelumnya menyebut proses hukum tinggal menunggu pelaksanaan tahap II. Namun, terkait kemungkinan penahanan, ia menegaskan hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik dan bukan atas permintaan pihak pelapor.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polda Metro Jaya terkait status terbaru kedua tersangka pascapenangkapan tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : Rudi

Editor : Novita

Berita Terkait

Menteri KKP Lepas Tim Penilai KNMP 2027, Perguruan Tinggi dan NGO Turut Terlibat
Bukti Digital Bisa Direkayasa AI, Gagasan Dr. Zein Raih Penghargaan Nasional
Ancaman El Nino, Pemerintah Genjot Pompanisasi Pertanian
Potensi Laut Besar, Sumenep Mulai Menata Industri Perikanan dari Kepulauan
KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Pemerintah Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak, Fokus Perluas Basis Penerimaan Negara
Kejagung Terima Pelimpahan Tiga Kasus Korupsi, 74 Kg Emas dan Valas Miliaran Disita
Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Menteri KKP Lepas Tim Penilai KNMP 2027, Perguruan Tinggi dan NGO Turut Terlibat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:24 WIB

Bukti Digital Bisa Direkayasa AI, Gagasan Dr. Zein Raih Penghargaan Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Ancaman El Nino, Pemerintah Genjot Pompanisasi Pertanian

Selasa, 1 September 2026 - 17:47 WIB

Potensi Laut Besar, Sumenep Mulai Menata Industri Perikanan dari Kepulauan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:47 WIB

KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang

Berita Terbaru