Yogyakarta – Madura United kembali gagal meraih poin penting untuk memastikan bertahan di Super League usai kalah 2-1 dari PSIM Yogyakarta pada pekan ke-33 di Stadion Sultan Agung, Minggu, 17 Mei 2026.
Sejak awal pertandingan, Madura United memilih bermain lebih bertahan. Namun strategi tersebut mampu dibaca oleh tuan rumah yang tampil terbuka dan agresif sejak menit awal.
Tekanan bertubi-tubi dari sektor sayap akhirnya membuat lini pertahanan Madura United runtuh. Vidal dan M Iqbal sukses memanfaatkan peluang dari sisi lapangan untuk membawa PSIM unggul 2-0 di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Madura United mencoba mengubah pola permainan dengan memasukkan Ilhamsyah dan Taufany agar tampil lebih menyerang. Perubahan tersebut membuahkan hasil setelah Brandao berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-62. Namun skor 2-1 bertahan hingga laga usai.
Dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, caretaker Madura United, Rakhmat Basuki, mengucapkan selamat kepada PSIM Yogyakarta atas kemenangan mereka dalam laga yang berlangsung sengit.
“Pertandingan yang luar biasa menurut saya. Intensitasnya juga sangat tinggi. Kami memberikan selamat kepada PSIM karena malam ini mereka mengamankan tiga poin. Tapi saya juga harus memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap pemain kami yang tidak berhenti berjuang sampai peluit akhir berbunyi,” kata Rakhmat.
Ia mengakui Madura United kesulitan keluar dari tekanan pada babak pertama akibat dominasi permainan PSIM. Namun setelah turun minum, timnya mencoba tampil lebih berani dan terbuka sehingga tempo permainan meningkat.
“Yang jelas, PSIM di babak pertama mampu mengurung kami, kita tidak bisa keluar dari tekanan. Mereka bermain sangat luar biasa. Tapi selepas babak pertama kami mencoba bermain lebih lepas lagi, bermain lebih berani melakukan penyerangan, dan itu sudah terlihat hasilnya, termasuk dengan pergantian pemain,” ujarnya.
Madura United masih memiliki satu kesempatan terakhir untuk bertahan di Super League musim depan. Pada laga pamungkas, mereka akan menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan pada 23 Mei 2026 mendatang.
Penulis : Rudi
Editor : Novita





