SUMENEP – Tim Sang Surya Muhammadiyah kembali mencuri perhatian publik bola voli Sumenep. Tim yang dihuni mayoritas pemain muda usia SMA ini sukses menumbangkan Perkasa Bluto dengan skor dramatis 2-1 dalam lanjutan Turnamen Rayon 2 di Lapangan Gajah Mada Kalianget, Minggu malam (18/5/2026).
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan kedua bagi Sang Surya Muhammadiyah sekaligus menegaskan perkembangan pesat tim muda binaan Muhammadiyah itu dari turnamen ke turnamen. Meski berstatus pendatang baru, performa mereka dinilai mengalami peningkatan signifikan.
Laga berlangsung sengit sejak set pertama. Sang Surya sempat unggul dalam perolehan poin, namun pengalaman Perkasa Bluto membuat keadaan berbalik hingga Sang Surya harus menyerah tipis 23-25.
Memasuki set kedua, permainan Sang Surya mulai berubah. Para pemain tampil lebih tenang dan percaya diri. Variasi serangan cepat dipadu pertahanan solid membuat mereka mampu mendominasi permainan dan menang 25-21 untuk menyamakan kedudukan.
Drama puncak terjadi di set penentuan. Kedua tim saling kejar poin hingga Perkasa Bluto lebih dulu mencapai match point dengan skor 14-13. Namun mental bertanding para pemain muda Sang Surya benar-benar teruji. Mereka berhasil menyamakan skor menjadi 14-14 sebelum akhirnya memastikan kemenangan 16-14.
Sorotan utama pertandingan tertuju kepada FADLI ZEIN, pemain spesialis bola cepat (quicker) yang tampil impresif sepanjang laga. Hampir setiap quick attack yang dilepaskannya sukses menghasilkan poin penting bagi tim.
Puncaknya terjadi di set ketiga saat Fadli Zein menutup pertandingan lewat quick keras yang gagal dibendung blok lawan. Kecepatan tangan dan timing serangannya menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Perkasa Bluto.
“Fadli memiliki kecepatan tangan yang sangat sulit diprediksi. Lawan sering terlambat melakukan blok karena quick-nya datang begitu cepat. Ini salah satu keunggulan yang menjadi pembeda malam ini,” ujar Pelatih Sang Surya Muhammadiyah, Totok, usai pertandingan.
Pembina Tim Sang Surya Muhammadiyah, Dr. Zein, menyebut kemenangan tersebut bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan bukti bahwa pembinaan pemain muda mulai menunjukkan hasil nyata.
“Kami sengaja membangun tim ini dengan filosofi pembinaan jangka panjang. Mayoritas pemain masih usia SMA, tetapi mereka memiliki semangat belajar dan mental bertanding yang luar biasa. Perkembangannya sangat cepat dari turnamen ke turnamen,” ungkap Dr. Zein yang juga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sumenep.
Menurutnya, keberanian memberi ruang kepada pemain muda merupakan investasi penting bagi masa depan bola voli Sumenep.
“Kami ingin melahirkan generasi atlet yang bukan hanya kuat secara teknik, tetapi juga disiplin, bermental, dan memiliki masa depan pendidikan yang baik,” tambahnya.
Sementara itu, Manager Tim Sang Surya Muhammadiyah, Muhammad Imamuddin Baharsyah, mengaku bangga atas perjuangan para pemain yang mampu bangkit dalam tekanan.
“Anak-anak bermain luar biasa. Mereka tidak panik meskipun sempat tertinggal dan lawan sudah berada di posisi last one duluan. Mental seperti ini yang terus kami bangun,” katanya.
Kapten tim, Alan Antok, menegaskan kekompakan menjadi kekuatan utama Sang Surya Muhammadiyah.
“Kami memang tim muda, tetapi kami bermain saling percaya. Semua pemain punya semangat besar untuk berkembang dan membuktikan kemampuan,” ujarnya.
Kemenangan dramatis atas Perkasa Bluto semakin mengukuhkan Sang Surya Muhammadiyah sebagai salah satu tim muda paling potensial dalam Turnamen Rayon 2 Kalianget tahun ini. Publik kini mulai menaruh perhatian besar kepada skuad muda Muhammadiyah tersebut yang tampil penuh energi, cepat, dan berani menghadapi tim-tim besar.
Penulis : Mahmudi
Editor : Novita





