Sumenep – Tim Arya Wiraraja Unija kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kekuatan utama bola voli di Madura. Menghadapi Tim Trunojoyo Kecamatan Kota dalam lanjutan Bupati Cup 2026 di RJ Impact Stadium Manding, Arya Wiraraja tampil dominan dan mengunci kemenangan telak 2:0.
Sejak set pertama, Arya Wiraraja langsung mengendalikan permainan dengan tempo cepat, pertahanan solid, dan serangan yang efektif. Tim Trunojoyo sempat memberikan perlawanan, namun konsistensi permainan Arya Wiraraja membuat mereka sulit keluar dari tekanan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini semakin menegaskan posisi Arya Wiraraja Unija sebagai tim papan atas yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga kokoh secara identitas. Berdiri sejak 2011, Arya Wiraraja dikenal sebagai satu-satunya klub bola voli di Madura yang lahir dari rahim perguruan tinggi, yakni Universitas Wiraraja.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih dari itu, tim ini memiliki karakter yang berbeda dibandingkan klub lainnya. Mereka dikenal teguh memegang prinsip tidak menggunakan pemain bon, melainkan sepenuhnya mengandalkan talenta lokal Sumenep.
Pelatih tim, Habib Rahman, menegaskan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari komitmen panjang dalam membangun tim berbasis kemandirian.
“Kami percaya dengan potensi pemain lokal. Filosofi kami jelas: berdikari, bermain dengan pemain sendiri. Kemenangan ini adalah bukti bahwa dengan pembinaan yang serius, kita bisa bersaing tanpa harus bergantung pada pemain dari luar,” ujarnya.
Asisten pelatih, Isyanto, juga menyoroti kekuatan mental dan kekompakan tim yang semakin matang.
“Anak-anak bermain dengan penuh kepercayaan diri. Mereka tidak hanya paham strategi, tapi juga memiliki ikatan emosional sebagai satu keluarga. Itu yang menjadi kekuatan utama kami,” jelasnya.
Sementara itu, Dr. Zein selaku pembina tim melihat Arya Wiraraja sebagai model ideal pengembangan olahraga berbasis lokal dan institusi pendidikan.
“Tim ini menunjukkan bahwa kampus bisa menjadi pusat lahirnya atlet-atlet berkualitas. Dengan semangat berdikari, Arya Wiraraja tidak hanya membangun tim, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa konsistensi Arya Wiraraja dalam mengusung pemain lokal menjadi inspirasi penting bagi pengembangan olahraga daerah.
“Ini bukan sekadar soal menang, tetapi tentang kedaulatan dalam pembinaan. Ketika kita percaya pada potensi sendiri, di situlah kekuatan sejati terbentuk,” tegasnya.
Dengan kemenangan ini, Arya Wiraraja Unija melangkah ke babak berikutnya dengan penuh percaya diri. Di tengah ketatnya persaingan Bupati Cup 2026, tim ini kembali menegaskan diri sebagai simbol ketangguhan, kemandirian, dan kebanggaan lokal Madura dalam kancah bola voli.





