Banyuwangi – Ruang Eksekutif 3 Kereta Api Logawa menjadi saksi sebuah diskusi hangat dan penuh makna pada Ahad pagi (10/05/2026). Dalam perjalanan rute Jember menuju Surabaya Gubeng, tampak sosok Indrianto Puji Utomo, SH, CIRM, CIRP terlibat dialog serius namun santai bersama tokoh perempuan inspiratif, Dr. Evi Lestari.
Perjalanan hampir empat jam itu berubah menjadi ruang belajar demokrasi yang hidup. Di tengah deru kereta dan aroma kopi, keduanya membahas dinamika politik, arah demokrasi, hingga tantangan kepemimpinan masa depan.
Dr. Evi Lestari, yang dikenal sebagai Staf Ahli Bupati Jember sekaligus pengurus DPW PAN Jawa Timur, menyampaikan pandangannya mengenai dunia politik yang menurutnya membutuhkan mental kuat dan keteguhan sikap.
“Politik itu ibarat naik kereta, kita harus tahu persis di stasiun mana kita akan turun. Ketika sudah memutuskan terjun, jangan pernah baper atau cengeng. Maju terus pantang mundur. Ingat, badai dan angin puting beliung pasti akan berlalu. Kuncinya, jangan lupa selalu mengetuk pintu langit melalui doa dan tahajud untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Bagi Indrianto Puji Utomo, perjalanan tersebut bukan sekadar perpindahan kota, melainkan momentum memperkuat kapasitas dan wawasan diri. Ia menilai Dr. Evi sebagai mentor yang memberikan perspektif baru dalam memahami realitas demokrasi saat ini.
“Beliau adalah mentor terbaik bagi saya. Di atas rel ini, sambil menikmati kopi, kami mengupas tuntas realita demokrasi hari ini. Ini pelajaran penting yang tidak didapatkan di bangku formal. Memahami politik dari sudut pandang praktisi senior seperti beliau memberi energi bagi saya untuk tetap konsisten berada di jalur perjuangan yang tepat,” ujar Indrianto.
Diskusi tersebut juga diperkaya pandangan Eni Endangwati, S.H., yang menekankan pentingnya peran perempuan dalam ruang publik tanpa meninggalkan nilai dan jati dirinya.
“Sebagai perempuan, kita wajib berdikari dan kuat. Tetaplah berbuat baik meskipun tidak diperlakukan dengan baik. Karena pada akhirnya, kebaikan itulah yang akan menjadi perisai dan menyelamatkan kita dari niat buruk orang lain,” tutur Eni.
Perjalanan KA Logawa kali ini membuktikan bahwa gagasan besar tidak selalu lahir di ruang formal. Sinergi pemikiran antara tokoh senior seperti Dr. Evi Lestari dan sosok muda energik seperti Indrianto Puji Utomo menunjukkan bahwa kaderisasi kepemimpinan di Jawa Timur terus bergerak dinamis, seiring melajunya kereta menuju pusat kota.
Penulis : Aldi Santoso
Editor : Novita





