Banyuwangi – Upaya memperkuat konektivitas wilayah pedesaan di Kabupaten Banyuwangi mendapat apresiasi langsung dari jajaran TNI. Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Setyo Wibowo melakukan peninjauan ke lokasi jembatan gantung yang baru selesai dibangun dan menyebut proyek tersebut sebagai karya infrastruktur yang luar biasa bagi masyarakat desa.
Jembatan gantung tersebut kini menjadi akses vital yang menghubungkan wilayah yang sebelumnya terkendala kondisi geografis. Kehadirannya mempermudah mobilitas warga, mulai dari aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, hingga akses pendidikan bagi pelajar di kawasan pedesaan.
Dalam kunjungannya, Danrem menilai pembangunan jembatan dilakukan dengan kualitas yang baik dan memperhatikan aspek keamanan bagi masyarakat yang melintas, baik pejalan kaki maupun kendaraan roda dua. Infrastruktur tersebut juga diyakini mampu memangkas waktu tempuh warga secara signifikan sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat menjadi lebih efisien.
Setyo Wibowo menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung bukan hanya sebatas pembangunan fisik, melainkan bentuk nyata menghadirkan harapan dan pemerataan pembangunan bagi masyarakat desa.
“Pembangunan jembatan gantung di Banyuwangi ini sangat luar biasa. Ini bukan sekadar membangun fisik, tapi membangun harapan bagi masyarakat desa. Kami melihat pengerjaannya sangat rapi dan kokoh. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mengawal pembangunan infrastruktur seperti ini harus terus dipertahankan karena dampaknya langsung dirasakan oleh rakyat di garis depan,” ujarnya.
Kunjungan tersebut sekaligus mempertegas sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional hingga ke wilayah pelosok. Pemerataan pembangunan di Banyuwangi dinilai tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menyentuh daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Selain berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, keberadaan jembatan gantung juga mendukung efektivitas pembinaan teritorial TNI melalui peran Babinsa yang kini lebih mudah menjangkau wilayah binaannya.
Apresiasi dari Danrem 083/Baladhika Jaya menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur pedesaan di Banyuwangi berjalan positif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Jembatan gantung tersebut kini berdiri sebagai simbol konektivitas, pemerataan pembangunan, dan hadirnya pelayanan negara hingga ke wilayah akar rumput.
Penulis : Aldi Santoso
Editor : Novita





