Visum RSUD Sumenep Ungkap Luka Berat Bocah Korban Penganiayaan, Pengacara Lapor Polisi

- Admin

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep –– Kekerasan terhadap anak kembali mencoreng wajah kemanusiaan di Kabupaten Sumenep. Seorang bocah mengalami luka berat di bagian bibir, gusi, dan wajah akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh dua orang pria berinisial KSM dan BSD di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada Kamis (2/10/2025) pagi. Korban yang sedang bersama ayahnya di tambak garam menjadi sasaran amukan pelaku setelah merekam pertengkaran. Tidak terima, pelaku langsung memukul wajah bocah itu dengan tangan mengepal.

Korban sudah divisum di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Hasil medis menunjukkan adanya luka berat. Orang tua korban yang didampingi kuasa hukum, Zubairi, S.H dari HBB Law Firm and Partners, telah melaporkan kasus ini ke Satreskrim Polres Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendesak aparat penegak hukum agar tidak main-main dengan kasus ini. Anak adalah korban yang harus mendapat perlindungan,” tegas kuasa hukum pelapor, Zubairi, S.H., kepada wartawan.

Kronologi kejadian berawal sekitar pukul 07.00 WIB, ketika pelapor bersama korban berada di tambak garam milik seorang warga berinisial J. Saat hendak bekerja, pelapor menegur dua terlapor berinisial KSM dan BSD karena tambak yang akan dikerjakan penuh dengan air. Teguran tersebut memicu cekcok mulut.

Situasi memanas ketika anak pelapor merekam perselisihan tersebut. Tidak terima, salah satu terlapor langsung memukul korban dengan tangan mengepal hingga mengalami luka serius. Korban menangis ketakutan sebelum akhirnya dibawa pulang oleh ayahnya dan kemudian dilaporkan ke polisi.

“Kami ingin proses hukum ini berjalan sesuai prosedur dan memastikan hak-hak korban terlindungi. Aparat penegak hukum harus menindak tegas pelaku penganiayaan terhadap anak,” tegas Zubairi.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan terhadap anak di Sumenep yang menjadi perhatian serius masyarakat dan aparat penegak hukum.

Facebook Comments Box

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dari Kasus Nenek Elina hingga Kakek Sugianto Meninggal, Warga Surabaya Desak Pembubaran Madas
Selain Banten dan Kalsel, KPK Lakukan OTT Bekasi
Administrasi Modern Polres Sumenep, Tahanan dan Barbuk Tercatat Rapi
Pengawalan Mobil “Marbol Group” Bikin Geger, Publik: Kenapa Diduga Bos Rokok Ilegal Bisa Bebas?
Puluhan Santriwati Diduga Dicabuli Oknum Lora, Polda Jatim Dipaksa Turun Tangan!
Sebelumnya Optimis, Ternyata LBH Mitra Santri Tidak Lolos Akreditasi 2025
BNN Bongkar Pengendali 2 Ton Sabu: Dewi Astutik Ditangkap di Kamboja
Foto Bersama Tak Ada Guna dan Bukan Penegakan Hukum, Rokok Ilegal Tetap Menggila di Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:29 WIB

Dari Kasus Nenek Elina hingga Kakek Sugianto Meninggal, Warga Surabaya Desak Pembubaran Madas

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:46 WIB

Selain Banten dan Kalsel, KPK Lakukan OTT Bekasi

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:05 WIB

Administrasi Modern Polres Sumenep, Tahanan dan Barbuk Tercatat Rapi

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:02 WIB

Pengawalan Mobil “Marbol Group” Bikin Geger, Publik: Kenapa Diduga Bos Rokok Ilegal Bisa Bebas?

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:03 WIB

Puluhan Santriwati Diduga Dicabuli Oknum Lora, Polda Jatim Dipaksa Turun Tangan!

Berita Terbaru

Opini

Dampak Globalisasi Terhadap Negara-Negara Miskin

Selasa, 3 Feb 2026 - 04:01 WIB

Daerah

Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik

Senin, 2 Feb 2026 - 17:04 WIB