Target Fantastis! Kebun Kalitelepak Bidik Rp77 Miliar di Musim Tebu 2026

- Admin

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi – Memasuki musim petik tebu tahun 2026, Kebun Kalitelepak PTPN I Regional 5 menunjukkan optimisme tinggi dalam memperkuat ketahanan gula nasional. Manajemen menargetkan perolehan laba sebesar Rp77 miliar, didorong peningkatan produktivitas lahan serta efisiensi proses panen di wilayah selatan Banyuwangi.

Manajer Kebun Kalitelepak, Febri Ariandi, S.T, menyampaikan keyakinannya bahwa target tersebut realistis untuk dicapai. Menurutnya, kualitas tebu yang semakin baik dan penerapan teknologi pertanian presisi menjadi faktor utama pendorong peningkatan kinerja.

“Kami sangat optimistis dengan target Rp77 miliar di musim petik 2026 ini. Hal ini didukung kualitas tebu yang semakin membaik serta penerapan teknologi pertanian yang lebih presisi. Kami berkomitmen meningkatkan produktivitas demi mencapai target laba perusahaan sekaligus menyejahterakan karyawan dan masyarakat sekitar kebun,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Ia menegaskan bahwa sektor perkebunan tebu di Kalitelepak merupakan salah satu pilar penting perekonomian daerah.

“Sektor perkebunan tebu di Kalitelepak adalah salah satu pilar ekonomi penting bagi Banyuwangi. Pemerintah daerah sangat mendukung target ini karena akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal serta perputaran ekonomi di wilayah selatan Banyuwangi,” katanya.

Target laba tersebut mencerminkan keberhasilan pengelolaan ribuan hektar lahan tebu dengan standar operasional yang semakin unggul. Selain itu, kesiapan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta koordinasi ribuan tenaga kerja menjadi faktor kunci dalam mengejar rendemen optimal pada musim petik tahun ini.

Keberhasilan Kebun Kalitelepak tidak hanya berdampak pada kinerja perusahaan, tetapi juga berkontribusi terhadap pendapatan daerah dan penguatan ekosistem industri gula di Jawa Timur.

Dengan sinergi antara manajemen perusahaan dan dukungan pemerintah daerah, target laba Rp77 miliar ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri perkebunan di Bumi Blambangan. Banyuwangi pun kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah penghasil gula yang kompetitif di tingkat nasional.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5 Persen, Rupiah Tertekan Gejolak Global
Saat Rupiah Tembus Rp18.000, Publik Teringat Prediksi Faisal Basri tentang Krisis 2026
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Tingkatkan Intervensi Pasar
Pelemahan Rupiah Berlanjut, Industri Impor Bahan Baku Mulai Kesulitan
Puluhan Ribu Bibit Kelapa Bersertifikat Disiapkan, Sumenep Bidik Hilirisasi Perkebunan
Purbaya Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5 Persen pada 2027
Harga MinyaKita Tembus Rp21 Ribu, Pemkab Sumenep Kerahkan Warung Inflasi
Rupiah Tembus Rp17.645 per Dolar AS, Purbaya: Fundamental Ekonomi Masih Kuat

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:34 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5 Persen, Rupiah Tertekan Gejolak Global

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:27 WIB

Saat Rupiah Tembus Rp18.000, Publik Teringat Prediksi Faisal Basri tentang Krisis 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:58 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Tingkatkan Intervensi Pasar

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:03 WIB

Pelemahan Rupiah Berlanjut, Industri Impor Bahan Baku Mulai Kesulitan

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:42 WIB

Puluhan Ribu Bibit Kelapa Bersertifikat Disiapkan, Sumenep Bidik Hilirisasi Perkebunan

Berita Terbaru

Nasional

Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan

Selasa, 23 Jun 2026 - 06:54 WIB

Opini

Balada MBG Mau Distop: Siswa Santai, Mitra Stres

Senin, 22 Jun 2026 - 12:58 WIB