Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang

- Admin

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magelang – Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis, 9 April 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik VKTR,” ujar Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden mengapresiasi inisiatif swasta nasional dalam mengembangkan industri kendaraan listrik yang dinilai sejalan dengan arah transformasi ekonomi Indonesia menuju industrialisasi berbasis teknologi.

“Saya berharap Vektor akan menjadi salah satu national champion kita,” kata Prabowo.

Ia kemudian membandingkan target tersebut dengan keberhasilan sejumlah perusahaan otomotif global yang menjadi kebanggaan negara asalnya, seperti Isuzu, Hino Motors, dan Hyundai Motor Company.

“Kalau Jepang punya Isuzu, punya Hino. Kalau Korea punya Hyundai. Saya berharap beberapa tahun lagi kita akan melihat Vektor sebagai salah satu champion dari Indonesia,” ujarnya.

Presiden menilai kehadiran industri kendaraan listrik dalam negeri merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

Ia juga mengapresiasi langkah perusahaan yang dinilai memiliki visi jangka panjang dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor teknologi dan industrialisasi.

Selain itu, Presiden mendorong dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan institusi negara, untuk menggunakan produk dalam negeri guna mempercepat pertumbuhan industri nasional.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem industri yang kuat dan berdaya saing global.

Facebook Comments Box

Penulis : Hudan

Editor : Novita

Berita Terkait

BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5 Persen, Rupiah Tertekan Gejolak Global
Saat Rupiah Tembus Rp18.000, Publik Teringat Prediksi Faisal Basri tentang Krisis 2026
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Tingkatkan Intervensi Pasar
Pelemahan Rupiah Berlanjut, Industri Impor Bahan Baku Mulai Kesulitan
Puluhan Ribu Bibit Kelapa Bersertifikat Disiapkan, Sumenep Bidik Hilirisasi Perkebunan
Purbaya Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5 Persen pada 2027
Harga MinyaKita Tembus Rp21 Ribu, Pemkab Sumenep Kerahkan Warung Inflasi
Rupiah Tembus Rp17.645 per Dolar AS, Purbaya: Fundamental Ekonomi Masih Kuat

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:34 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5 Persen, Rupiah Tertekan Gejolak Global

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:27 WIB

Saat Rupiah Tembus Rp18.000, Publik Teringat Prediksi Faisal Basri tentang Krisis 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:58 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Tingkatkan Intervensi Pasar

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:03 WIB

Pelemahan Rupiah Berlanjut, Industri Impor Bahan Baku Mulai Kesulitan

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:42 WIB

Puluhan Ribu Bibit Kelapa Bersertifikat Disiapkan, Sumenep Bidik Hilirisasi Perkebunan

Berita Terbaru