Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6,5 persen pada 2027. Ia menilai target tersebut realistis seiring mulai bergeraknya sektor swasta dan meningkatnya aktivitas investasi.
Menurutnya, pemerintah juga mendorong pertumbuhan ekonomi tahun ini mendekati enam persen. Purbaya menilai peluang mencapai target pertumbuhan yang lebih tinggi pada tahun depan masih terbuka.
“Sekarang saja tahun ini kita dorong mendekati 6 persen. Jadi peluangnya besar sekali,” kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/05/2026).
Purbaya berharap aktivitas investasi dan ekspansi usaha swasta pada tahun depan dapat berjalan lebih baik. Menurutnya, sektor swasta menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Purbaya juga menilai pergerakan sektor swasta perlu didukung oleh berbagai kebijakan pemerintah. Ia mengatakan mesin pertumbuhan ekonomi dari sektor swasta mulai bergerak dan diharapkan semakin kuat pada tahun depan.
“Saya harap tahun depan mesin-mesin swastanya sudah berjalan lebih baik dibanding sekarang,” ujarnya.
Purbaya mengatakan pemerintah menetapkan asumsi nilai tukar rupiah pada kisaran Rp16.700 per dolar Amerika Serikat. Menurutnya, proyeksi tersebut dihitung menggunakan model ekonomi yang telah disiapkan pemerintah.
Ia juga menyebut pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat rupiah dalam jangka waktu tertentu. Purbaya optimistis kebijakan tersebut dapat mendukung stabilitas nilai tukar.
“Kalau saya diam saja, bertahan di level sekarang, kita kan sudah masuk ke bond market. Tapi ada langkah-langkah pemerintah yang membuat rupiah akan menguat dengan signifikan,” ucapnya.
Purbaya menilai mesin pertumbuhan sektor swasta mulai bergerak meski belum sepenuhnya optimal. Ia berharap aktivitas usaha dan investasi dapat tumbuh lebih cepat pada tahun depan.
“Ini dengan mesin swasta yang baru mulai bergerak, belum penuh. Saya pikir tahun depan sudah bergerak lebih cepat,” katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027. Presiden menyebut target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 berada pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen.
Presiden Prabowo mengatakan target tersebut akan didukung kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan. Pemerintah juga menargetkan pertumbuhan ekonomi menuju delapan persen pada 2029.
“Dengan kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan, saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada tahun 2027,” kata Presiden Prabowo.
“Menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2029,” tambahnya.
Penulis : Rudi
Editor : Novita




