Solusi Cerdas Krisis Energi, Siswa SMK Banyuwangi Ciptakan Kompor dari Oli Bekas dan Jelantah

- Admin

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi – Di tengah kekhawatiran global terhadap krisis energi, inovasi menarik lahir dari lingkungan pendidikan di Kabupaten Banyuwangi. Sekelompok siswa SMK berhasil mengembangkan kompor alternatif yang menggunakan limbah oli bekas dan minyak jelantah sebagai bahan bakar utama.

Inovasi ini tidak hanya menawarkan solusi energi murah, tetapi juga menjawab persoalan lingkungan dengan memanfaatkan limbah cair yang selama ini sering mencemari tanah dan air.

Dwi Alfian, salah satu siswa inovator, menjelaskan bahwa ide tersebut berawal dari keprihatinan terhadap banyaknya oli bekas di bengkel yang tidak dimanfaatkan.

“Awalnya kami melihat oli bekas hanya dibuang begitu saja. Kami mencoba merancang sistem pembakaran yang bisa mengubahnya menjadi sumber api. Setelah beberapa kali uji coba, kompor ini terbukti menghasilkan panas stabil dan cukup hemat karena menggunakan limbah,” ujarnya.

Sementara itu, Hadi Efendi selaku guru pembimbing menegaskan bahwa pengembangan alat ini terus difokuskan pada aspek keamanan dan efisiensi.

“Prinsip kerjanya adalah penguapan oli yang dibantu dorongan udara dari blower kecil. Ini bukan sekadar proyek sekolah, tetapi solusi nyata untuk membantu pelaku usaha kecil menekan biaya operasional dapur,” jelasnya.

Kompor inovatif ini memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya:

  • Memanfaatkan limbah yang mudah didapat bahkan gratis
  • Mengurangi pencemaran lingkungan dari limbah cair
  • Menghasilkan api biru yang stabil dan efisien untuk memasak skala besar

Karya para siswa ini menjadi bukti bahwa inovasi dari dunia pendidikan vokasi mampu memberikan jawaban atas tantangan energi dan lingkungan. Dengan pengembangan lebih lanjut serta dukungan berbagai pihak, teknologi ini berpotensi menjadi produk unggulan yang mendukung kemandirian energi masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

Penjualan LKS di Sekolah Jadi Sorotan Dinas Pendidikan Banyuwangi
Panggung Kreativitas Pelajar Ratusan Siswa SD dan MI Meriahkan FLS2N 2026 Banyuwangi
Studium Generale UNIRA Bersama Idham Khalik Soroti Peran Kampus dalam Demokrasi
Romli Tekankan Optimisme dan Lingkungan Positif dalam Workshop PKM Wiraraja
IPM Terus Meroket, Mendikdasmen Pilih Banyuwangi Jadi Pusat Peringatan Hardiknas Nasional
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tinjau Sekolah Ambruk di Bangkalan, Targetkan Perbaikan Rampung 2026
Seru dan Edukatif! Siswa SD Muhammadiyah 1 Banyuwangi Taklukkan TKK Pengamat Lewat Jelajah Alam
Perjokian UTBK Terungkap di Unesa, Menteri Brian: Tidak Ada Toleransi untuk Kecurangan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 08:31 WIB

Solusi Cerdas Krisis Energi, Siswa SMK Banyuwangi Ciptakan Kompor dari Oli Bekas dan Jelantah

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:43 WIB

Panggung Kreativitas Pelajar Ratusan Siswa SD dan MI Meriahkan FLS2N 2026 Banyuwangi

Senin, 4 Mei 2026 - 08:17 WIB

Studium Generale UNIRA Bersama Idham Khalik Soroti Peran Kampus dalam Demokrasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:05 WIB

Romli Tekankan Optimisme dan Lingkungan Positif dalam Workshop PKM Wiraraja

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:12 WIB

IPM Terus Meroket, Mendikdasmen Pilih Banyuwangi Jadi Pusat Peringatan Hardiknas Nasional

Berita Terbaru