Pemuda Muhammadiyah Sumenep Desak Khofifah Bertindak, Pelabuhan Masalembu Rusak Parah

- Admin

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP  – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dinilai alergi terhadap kritik terkait kerusakan akses jalan menuju Pelabuhan di Masalembu yang hingga kini belum mendapat penanganan serius.

Penilaian tersebut disampaikan Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumenep, Moh. Andriansyah, menanggapi respons Gubernur Khofifah saat dikonfirmasi media terkait kondisi jalan pelabuhan yang rusak parah dan telah lama dikeluhkan masyarakat.

Menurut Andriansyah, kerusakan akses jalan menuju pelabuhan merupakan fakta di lapangan yang tidak bisa ditutupi dengan narasi pencitraan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerusakan akses jalan Pelabuhan Masalembu itu fakta, bukan polesan. Tidak bisa dipoles seolah-olah kondisinya baik, sementara masyarakat setiap hari menghadapi risiko,” ujarnya.

Ia juga menilai respons Gubernur yang menyoroti program mudik dan balik gratis seperti rute Jangkar–Raas dan Jangkar–Sepudi tidak menjawab persoalan utama yang dihadapi masyarakat Masalembu.

“Seharusnya yang dilihat adalah kondisi riil di lapangan. Infrastruktur dasar seperti akses jalan pelabuhan jauh lebih mendesak karena menyangkut keselamatan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Andriansyah mendukung aspirasi masyarakat agar pengelolaan Pelabuhan Masalembu dikembalikan ke Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Kantor UPP Kelas III setempat.

Menurutnya, instansi tersebut dinilai lebih responsif dan telah terbukti mampu mengelola pelabuhan dengan baik, termasuk dalam menangani keluhan masyarakat.

“Jika Pemprov Jawa Timur tidak menunjukkan kepedulian, maka sudah sepatutnya pengelolaan dikembalikan ke Kementerian Perhubungan agar penanganannya lebih optimal,” ujarnya.

Hingga saat ini, kerusakan akses jalan menuju Pelabuhan Masalembu masih menjadi keluhan utama warga. Kondisi jalan yang dipenuhi lubang dan rusak parah dinilai membahayakan keselamatan pengguna, terutama di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada akses transportasi laut sebagai urat nadi perekonomian.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ekskul PBB Wajib di MA Pakis Duren, KOKAM Turun Langsung Bentuk Karakter Siswa
Dari Forum Kartini Banyuwangi, Indriato Ingatkan Bahaya Regulasi Tanpa Perspektif Gender
Sah! Heri Sujatmiko Terpilih Aklamasi Pimpin LDII Banyuwangi 2026–2031
Perkuat Logistik Desa, 18 Truk Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Banyuwangi
Langkah Strategis Banyuwangi, Lazismu dan BAZNAS Perkuat Tata Kelola Zakat
APJ Sumenep Layangkan Keberatan, Siap Gelar Aksi Damai Sebulan Penuh
Koordinasi Diperkuat, Progres Pembangunan Gerai KDKMP di Sumenep Dikebut Kembali
Wartawan Dipanggil Polisi, JSI Sumenep Angkat Suara dan Siap Aksi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 05:03 WIB

Ekskul PBB Wajib di MA Pakis Duren, KOKAM Turun Langsung Bentuk Karakter Siswa

Jumat, 24 April 2026 - 04:21 WIB

Dari Forum Kartini Banyuwangi, Indriato Ingatkan Bahaya Regulasi Tanpa Perspektif Gender

Kamis, 23 April 2026 - 07:37 WIB

Sah! Heri Sujatmiko Terpilih Aklamasi Pimpin LDII Banyuwangi 2026–2031

Kamis, 23 April 2026 - 07:29 WIB

Perkuat Logistik Desa, 18 Truk Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Banyuwangi

Rabu, 22 April 2026 - 01:11 WIB

Langkah Strategis Banyuwangi, Lazismu dan BAZNAS Perkuat Tata Kelola Zakat

Berita Terbaru