Foto Bersama Tak Ada Guna dan Bukan Penegakan Hukum, Rokok Ilegal Tetap Menggila di Sumenep

- Admin

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Puluhan ribu batang rokok ilegal dimusnahkan di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Rabu (26/11/2025). Bea Cukai Madura dan Satpol PP terlihat gagah di hadapan kamera, seolah menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Namun, sejumlah pihak mempertanyakan, apakah ini benar-benar langkah penegakan hukum atau sekadar panggung pencitraan?

Toko-toko kelontong di Sumenep, bahkan yang berada di pusat kota, masih menjual rokok ilegal berbagai merek dari Pamekasan. Di toko toko kelontong yang ada di perumahan-perumahan bahkan di seputar lapangan Giling dan toko kelontong di Jalan Raya- pun banyak yang menjual rokok ilegal tersusun rapi di etalase, bebas dijual tanpa hambatan

Warga Sumenep, Sutrisno, mengaku heran melihat fenomena ini para pejabat yang hanya gagah di kamera mencari panggung pencitraan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau perlu, Bea Cukai dan Satpol PP Sumenep saya antar setiap hari. Yang dimusnahkan itu rokok ilegal apa cuma bungkusnya? Kerjanya hanya pencitraan!” tegas Sutrisno, seraya menunjuk toko-toko yang masih menjual rokok ilegal di sekitarnya.

Pemusnahan yang digelar, menurut keterangan pejabat, menindaklanjuti operasi yustisi terpadu dalam Satgas Operasi Bersama Pemberantasan BKC Ilegal 2025. Total ada 28.392 batang rokok ilegal yang dimusnahkan, terdiri dari Sigaret Kretek Mesin (SKM), Sigaret Putih Mesin (SPM), dan Sigaret Kretek Tangan (SKT). Nilai barang diperkirakan Rp 42,3 juta, dengan potensi kerugian negara Rp 25,8 juta.

Namun, kritikus Sutrisno menilai angka ini sangat kecil dibandingkan luasnya peredaran rokok ilegal di Sumenep. Ahmadi, aktivis peduli cukai, menilai aksi ini lebih menyerupai “panggung pencitraan”.

“Potensi kerugiannya hanya puluhan juta. Lucu,” jelasnya.

Ia menyebut, sejak Kepala Bea Cukai Madura dipimpin oleh Muhammad Syahirul Alim hingga penggantinya Novian Dermawan, kinerjanya sering mendapat kritik.

“Parahnya. Pemusnahan ini lebih banyak di depan kamera daripada di lapangan. Rokok ilegal masih bebas beredar di toko-toko kelontong se-Kabupaten Sumenep. Baik daratan maupun kepulauan. Efek jeranya? Hampir nihil!” tegasnya.

Sementara aktivis peduli Cukai Ahmadi menambahkan, jika pemerintah benar-benar serius memberantas rokok ilegal, tidak cukup hanya memusnahkan puluhan ribu batang barang bukti. Penertiban harus dilakukan menyeluruh, dari grosir hingga toko kecil yang menjual tanpa pita cukai.

“Kami bisa menunjukkan ratusan titik di Sumenep tempat rokok ilegal dijual bebas. Ini bukan soal edukasi publik, tapi soal ketegasan penegakan hukum. Kalau cuma panggung pemusnahan sesekali, publik akan menertawakan upaya pemerintah,” ucap Ahmadi.

Ia pun mempertanyakan, jika penegakan hukum benar-benar tegas, tidak mungkin ribuan batang rokok ilegal masih bebas dijual setiap hari di seputar kota Sumenep.

“Ini soal kredibilitas pemerintah. Jangan sampai masyarakat menilai aksi ini sekadar ajang foto bersama, lalu kembali ke rutinitas lama, jualan rokok ilegal tanpa ada sanksi nyata,” pungkas Ahmadi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama
Bongkar Mafia Gas, Polresta Banyuwangi Tangkap Pelaku Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg
Polres Pamekasan Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Rp1 Miliar Usai Mangkir Panggilan
JSI Kecewa Konferensi Pers Kokain 27,83 Kg di Polres Sumenep Dinilai Tertutup
Sinergi Hukum Perhutani dan Kejari Banyuwangi Perkuat Pengamanan Hutan
Kapolda Jatim Diduga Hindari Konferensi Pers yang Sudah Disiapkan soal Kokain 27,83 Kg
237 Batang Kayu Jati Ilegal Disita di Belakang Gudang Warga Buluagung
Empat Anggota TNI Ditahan Terkait Dugaan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:05 WIB

Terdakwa Kasus Pembunuhan Indramayu Sebut Pelaku Lain Klaim Bukan Pelaku Utama

Minggu, 19 April 2026 - 14:37 WIB

Bongkar Mafia Gas, Polresta Banyuwangi Tangkap Pelaku Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg

Sabtu, 18 April 2026 - 08:43 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Rp1 Miliar Usai Mangkir Panggilan

Kamis, 16 April 2026 - 08:48 WIB

JSI Kecewa Konferensi Pers Kokain 27,83 Kg di Polres Sumenep Dinilai Tertutup

Rabu, 15 April 2026 - 11:25 WIB

Sinergi Hukum Perhutani dan Kejari Banyuwangi Perkuat Pengamanan Hutan

Berita Terbaru