Administrasi Modern Polres Sumenep, Tahanan dan Barbuk Tercatat Rapi

- Admin

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Administrasi tahanan dan pengelolaan barang bukti di Polres Sumenep kini semakin modern dan terkontrol. Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Sumenep mendampingi Ketua Tim Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Jawa Timur dalam kegiatan supervisi Aplikasi Simatahti, Simpati, serta sosialisasi Aplikasi Sipencakpena, yang digelar di Aula Sanika Satyawada Lantai II Polres Sumenep, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas. Supervisi dilakukan untuk memastikan pengelolaan administrasi tahanan dan barang bukti berjalan akurat, tertib, dan sesuai standar hukum. Digitalisasi administrasi ini juga menjadi langkah strategis untuk mewujudkan kepolisian yang modern, profesional, dan akuntabel.

Dalam arahannya, Ketua Tim Dirtahti Polda Jatim menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi Simatahti dan Simpati secara maksimal. Selain itu, melalui sosialisasi Sipencakpena, seluruh personel diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pencatatan serta pelaporan kinerja secara digital dan terintegrasi.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Digitalisasi bukan sekadar teknologi, tapi kunci transparansi dan akurasi. Dengan sistem ini, setiap tahanan dan barang bukti tercatat dengan jelas dan mudah diaudit,” tegas Ketua Tim Dirtahti.

Kabag Ops Polres Sumenep menambahkan bahwa implementasi hasil supervisi harus diwujudkan dalam tugas sehari-hari. “Ini momentum bagi kita untuk memperkuat administrasi, meningkatkan profesionalisme, dan memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat lebih baik dan akuntabel,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif, dilengkapi sesi diskusi dan tanya jawab untuk menyelesaikan kendala teknis serta memperdalam pemahaman personel. Dengan langkah ini, Polres Sumenep menunjukkan bahwa pengelolaan tahanan dan barang bukti tidak lagi manual, tetapi menuju era digital yang efisien, transparan, dan modern.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bongkar Mafia Gas, Polresta Banyuwangi Tangkap Pelaku Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg
Polres Pamekasan Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Rp1 Miliar Usai Mangkir Panggilan
JSI Kecewa Konferensi Pers Kokain 27,83 Kg di Polres Sumenep Dinilai Tertutup
Sinergi Hukum Perhutani dan Kejari Banyuwangi Perkuat Pengamanan Hutan
Kapolda Jatim Diduga Hindari Konferensi Pers yang Sudah Disiapkan soal Kokain 27,83 Kg
237 Batang Kayu Jati Ilegal Disita di Belakang Gudang Warga Buluagung
Empat Anggota TNI Ditahan Terkait Dugaan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
KPK Ingatkan Pejabat dan ASN Tak Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:37 WIB

Bongkar Mafia Gas, Polresta Banyuwangi Tangkap Pelaku Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg

Sabtu, 18 April 2026 - 08:43 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Rp1 Miliar Usai Mangkir Panggilan

Kamis, 16 April 2026 - 08:48 WIB

JSI Kecewa Konferensi Pers Kokain 27,83 Kg di Polres Sumenep Dinilai Tertutup

Rabu, 15 April 2026 - 11:25 WIB

Sinergi Hukum Perhutani dan Kejari Banyuwangi Perkuat Pengamanan Hutan

Selasa, 14 April 2026 - 07:44 WIB

Kapolda Jatim Diduga Hindari Konferensi Pers yang Sudah Disiapkan soal Kokain 27,83 Kg

Berita Terbaru