LBH-AP Muhammadiyah Sumenep Berdiri, Siap Kawal Hak Konstitusional Warga

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik (LBH-AP) Muhammadiyah resmi berdiri di Kabupaten Sumenep. Kepastian tersebut ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumenep Nomor: 133/KEP/III.O/D/2025. Kehadiran lembaga ini menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk memperkuat peran strategisnya dalam penegakan hukum yang berkeadilan sosial dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

LBH-AP Muhammadiyah Sumenep diisi oleh figur-figur dengan rekam jejak kuat dan reputasi nasional maupun regional. Di antaranya Syafrawi, S.H., Ketua PERADI Madura; Ali Sakdudin, S.AP., S.H., mantan Komisioner Komisi Yudisial Republik Indonesia; Afandi, M.H., tokoh pemuda, Dr. Zein, akademisi dan pemikir hukum yang dikenal luas; Oos Arianto, S.H., M.H.; dosen muda Fakultas Hukum Universutas Wiraraja, serta Dekky Prasetia Utama, S.H., M.H., mantan Komisioner KPUD Sumenep. Komposisi ini mencerminkan keseriusan Muhammadiyah menghadirkan lembaga bantuan hukum yang profesional, kredibel, dan berintegritas.

Keberadaan LBH-AP Muhammadiyah Sumenep tidak hanya dimaknai sebagai institusi pendamping hukum, melainkan sebagai pilar advokasi publik yang berperan aktif mengawal hak-hak konstitusional warga negara. Di tengah masih terbatasnya akses keadilan bagi masyarakat kecil dan kelompok rentan, LBH-AP Muhammadiyah diproyeksikan menjadi ruang pengabdian yang menjembatani hukum dengan rasa keadilan sosial.

Para penggeraknya menegaskan bahwa LBH-AP Muhammadiyah Sumenep akan berfokus pada pendampingan hukum, advokasi struktural, serta pendidikan dan literasi hukum masyarakat. Seluruh kerja advokasi tersebut akan dijalankan dengan berpijak pada nilai-nilai keislaman, kemanusiaan, dan kebangsaan yang menjadi fondasi gerakan Muhammadiyah. Dengan demikian, hukum tidak hanya dipahami sebagai aturan normatif, tetapi sebagai instrumen pembebasan dan perlindungan martabat manusia.

Peluncuran resmi LBH-AP Muhammadiyah Sumenep direncanakan berlangsung pada Januari mendatang. Acara ini dirancang menghadirkan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia serta Dr. Busyroh Muqaddas, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi sekaligus Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM. Kehadiran tokoh-tokoh nasional tersebut menegaskan posisi LBH-AP Muhammadiyah Sumenep sebagai bagian dari gerakan besar reformasi dan penegakan hukum di Indonesia.

Dengan kelahirannya, LBH-AP Muhammadiyah Sumenep membawa harapan baru bagi masyarakat Sumenep, Madura, dan Indonesia: menghadirkan hukum yang tegas, adil, dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:41 WIB

13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang

Berita Terbaru