Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

- Admin

Sabtu, 26 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

SUMENEP – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) periode 2027–2033, dinamika politik pemerintahan desa mulai menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah nama mulai diperbincangkan warga, salah satunya Muhlis Fajar yang disebut memiliki potensi untuk ikut dalam kontestasi di Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa.

Pada Sabtu (26/9/2026), pembicaraan mengenai sejumlah figur yang berpotensi maju dalam Pilkades mulai berkembang di tengah masyarakat. Salah satu nama yang turut disebut adalah Muhlis Fajar.

Awak media mencoba menggali pandangan sejumlah masyarakat di wilayah Arjasa terkait figur tersebut. Dalam percakapan yang berkembang, Muhlis Fajar disebut sebagai sosok yang dinilai memiliki perhatian terhadap berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat.

Sejumlah warga berpandangan bahwa seorang kepala desa tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan, tetapi juga memiliki kemampuan mendengar aspirasi serta memahami persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah pemimpin yang mau mendengar dan hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kepentingan masyarakat harus menjadi perhatian utama,” ujar salah seorang warga.

Pandangan tersebut merupakan aspirasi sejumlah masyarakat yang berkembang menjelang tahapan Pilkades. Penilaian warga terhadap figur tertentu juga tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai dukungan resmi terhadap pencalonan.

Bagi masyarakat, kepala desa memiliki tanggung jawab dalam berbagai aspek, mulai dari pelayanan publik, pembangunan, pemberdayaan masyarakat hingga pengelolaan program pemerintahan desa agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

Karena itu, masyarakat berharap setiap figur yang nantinya menyatakan diri maju dalam Pilkades dapat menawarkan visi, gagasan, serta program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Desa Paseraman.

Di sisi lain, status Muhlis Fajar sebagai calon kepala desa hingga kini belum bersifat resmi. Proses pencalonan tetap harus mengikuti tahapan, persyaratan, serta mekanisme pemilihan yang ditetapkan pemerintah daerah dan panitia sesuai ketentuan yang berlaku.

Pilkades periode 2027–2033 nantinya menjadi ruang bagi masyarakat Desa Paseraman untuk menentukan pemimpin desa melalui proses demokratis sesuai peraturan perundang-undangan.

Sebelum tahapan resmi pemilihan dimulai, munculnya sejumlah nama dan pembicaraan di tengah masyarakat merupakan bagian dari dinamika awal yang perlu dilihat secara proporsional.

Pada akhirnya, masyarakat akan menilai setiap figur berdasarkan visi, gagasan, rekam jejak, serta program yang ditawarkan untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat Desa Paseraman.

Facebook Comments Box

Penulis : Mahmudi

Editor : Novita

Berita Terkait

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis
Gema Sendir Audiensi ke DPMD Sumenep, Tagih Solusi Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:41 WIB

13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang

Berita Terbaru