Dorong Inovasi Sekolah, FKKS Agendakan Studi Banding ke Amanatul Ummah Pacet

- Admin

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Forum Komunikasi Kepala Sekolah SD Swasta (FKKS) Kab. Sumenep memastikan akan melaksanakan kegiatan studi banding ke Amanatul Ummah, salah satu sekolah unggulan yang berlokasi di Pacet, Jawa Timur. Agenda ini dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat sebagai upaya memperkuat mutu pendidikan melalui pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik antar-lembaga.

Ketua FKKS, Masyhuri, menjelaskan bahwa studi banding ini bertujuan untuk melihat langsung penerapan manajemen sekolah modern, strategi pembelajaran inovatif, serta sistem pembinaan karakter yang selama ini menjadi keunggulan sekolah Amanatul Ummah.

“Kami ingin belajar dari sekolah yang sudah terbukti unggul dalam manajemen, disiplin, dan kualitas akademik. Hasil studi banding ini akan kami adaptasi untuk peningkatan mutu sekolah-sekolah binaan FKKS,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan FKKS dijadwalkan mengikuti sesi presentasi, observasi kelas, dan dialog terbuka dengan pihak manajemen Amatul Ummah. Selain itu, peserta juga akan diajak meninjau fasilitas pendukung seperti laboratorium, ruang digital learning, hingga sistem administrasi berbasis teknologi.

Pihak Amatul Ummah Pacet menyambut baik rencana ini dan menyatakan siap berbagi pengalaman pengembangan sekolah berbasis keunggulan akademik, keagamaan, dan karakter.

FKKS berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan profesionalisme kepala sekolah sekaligus memperkuat kolaborasi antar-lembaga pendidikan untuk mencetak generasi yang lebih berprestasi.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga
Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya
KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
Krisis Air Bersih Menghantui Desa Sendir, Warga Desak Pemerintah Bertindak
Bupati Fauzi Serahkan Bantuan RTLH, Dorong Warga Tingkatkan Kualitas Hidup dan Kesejahteraan
Pelayanan Kian Berkualitas, Indikator Mutu RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Nyaris Sempurna

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:41 WIB

KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:51 WIB

57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:47 WIB

KMP Mutiara Santosa 2 Dilalap Api di Perairan Sapudi, Basarnas Evakuasi Sekitar 250 Penumpang

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:05 WIB

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika

Berita Terbaru