SURABAYA – Pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) XLIV Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Surabaya di Islamic Centre Surabaya diwarnai kericuhan. Dalam insiden tersebut, seorang kader PMII Universitas Airlangga (Unair), Ahmad Nur Solkin, disebut diduga menjadi korban pemukulan.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah pelaksanaan forum permusyawaratan organisasi yang mempertemukan kader PMII dari sejumlah komisariat di Surabaya. Forum Konfercab sejatinya menjadi ruang konsolidasi, adu gagasan, dan pengambilan keputusan organisasi secara musyawarah.
Berdasarkan informasi yang beredar, dugaan pemukulan tersebut melibatkan salah satu kader PMII Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Namun, identitas pihak yang diduga melakukan pemukulan serta kronologi lengkap kejadian masih memerlukan konfirmasi dari pihak-pihak yang terlibat.
Ahmad Nur Solkin disebut merupakan kader PMII Unair yang berada di lokasi kegiatan saat insiden terjadi. Sementara itu, kondisi korban dan apakah terdapat langkah lanjutan terkait dugaan kekerasan tersebut belum diperoleh keterangan resmi.
Kericuhan dalam forum organisasi mahasiswa tersebut menjadi perhatian karena terjadi dalam agenda yang seharusnya menjunjung tinggi nilai musyawarah, persaudaraan, intelektualitas, dan tradisi dialog dalam menyelesaikan perbedaan pandangan.
Konfercab merupakan momentum penting bagi kader PMII di tingkat cabang untuk menentukan arah organisasi ke depan. Karena itu, setiap perbedaan kepentingan maupun dinamika forum semestinya diselesaikan melalui mekanisme organisasi, bukan melalui tindakan yang berpotensi menimbulkan kekerasan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari PC PMII Surabaya terkait penyebab kericuhan, kronologi dugaan pemukulan, maupun langkah organisasi terhadap insiden tersebut. Keterangan dari pihak PMII Unesa dan PMII Unair juga masih diperlukan untuk memperoleh informasi yang berimbang.
Redaksi masih membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi seluruh pihak yang disebut maupun terlibat dalam peristiwa tersebut.
Catatan: Informasi mengenai dugaan pemukulan dalam berita ini masih bersumber dari informasi awal dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum sebelum terdapat klarifikasi serta keterangan resmi dari pihak terkait.
Penulis : Ali Jabir
Editor : Novita






