BNN Bongkar Pengendali 2 Ton Sabu: Dewi Astutik Ditangkap di Kamboja

- Admin

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia mengumumkan keberhasilan operasi senyap lintas negara yang menangkap buronan internasional Dewi Astutik alias Mami, sosok yang diduga menjadi aktor intelektual penyelundupan 2 ton sabu dan pengendali jaringan narkotika besar yang terhubung dengan Golden Triangle.

Dewi ditangkap di Sihanoukville, Kamboja, melalui operasi gabungan yang melibatkan Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI, serta Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, dalam keterangan pers Selasa (2/12/2025), menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Operasi ini mendapat dukungan penuh dari Atase Pertahanan RI di Kamboja dan BAIS TNI yang dipimpin Yudi Abrimantyo. Mereka berperan penting dalam pemetaan pergerakan lintas negara dan koordinasi regional,” ungkap Suyudi.

Usai ditangkap, Dewi Astutik dibawa ke Phnom Penh untuk proses verifikasi identitas dan penyerahan resmi antarotoritas sebelum diterbangkan ke Indonesia.

Setibanya di Tanah Air, Dewi akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur pendanaan, sistem distribusi, dan pihak-pihak lain yang berperan dalam jaringan narkotika internasional yang disebut sangat terstruktur dan masif.

“Jejaring ini terlibat dalam pengambilan dan distribusi berbagai jenis narkotika—mulai dari kokain, sabu, hingga ketamin—yang menyasar kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara,” tambahnya.

BNN menegaskan penangkapan Dewi Astutik bukan akhir. Langkah berikutnya adalah membongkar seluruh jaringan yang selama ini beroperasi secara terorganisir dan lintas negara.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Amerika Serikat Serang Venezuela: Trump Ungkap Presiden Maduro Ditangkap
Dari Kasus Nenek Elina hingga Kakek Sugianto Meninggal, Warga Surabaya Desak Pembubaran Madas
Salju Langka Selimuti Arab Saudi Akibat Cuaca Ekstrem
Selain Banten dan Kalsel, KPK Lakukan OTT Bekasi
Administrasi Modern Polres Sumenep, Tahanan dan Barbuk Tercatat Rapi
Pengawalan Mobil “Marbol Group” Bikin Geger, Publik: Kenapa Diduga Bos Rokok Ilegal Bisa Bebas?
UMSurabaya Catat Prestasi Internasional, Penelitinya Tampil di BRICS Youth Dialogue 2025
Puluhan Santriwati Diduga Dicabuli Oknum Lora, Polda Jatim Dipaksa Turun Tangan!

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:13 WIB

Amerika Serikat Serang Venezuela: Trump Ungkap Presiden Maduro Ditangkap

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:29 WIB

Dari Kasus Nenek Elina hingga Kakek Sugianto Meninggal, Warga Surabaya Desak Pembubaran Madas

Sabtu, 20 Desember 2025 - 09:22 WIB

Salju Langka Selimuti Arab Saudi Akibat Cuaca Ekstrem

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:46 WIB

Selain Banten dan Kalsel, KPK Lakukan OTT Bekasi

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:05 WIB

Administrasi Modern Polres Sumenep, Tahanan dan Barbuk Tercatat Rapi

Berita Terbaru

Opini

Dampak Globalisasi Terhadap Negara-Negara Miskin

Selasa, 3 Feb 2026 - 04:01 WIB

Daerah

Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik

Senin, 2 Feb 2026 - 17:04 WIB