5.635 Nelayan Terhubung Perbankan – OJK Perkuat Ekonomi Pesisir Banyuwangi

- Admin

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI – Upaya memperkuat sektor kelautan terus didorong di Kabupaten Banyuwangi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memfasilitasi sebanyak 5.635 nelayan untuk mendapatkan akses pembiayaan melalui lembaga keuangan formal.

Program ini menjadi langkah strategis untuk memperluas inklusi keuangan di wilayah pesisir, sekaligus membebaskan nelayan dari praktik pinjaman ilegal atau rentenir yang selama ini membebani usaha mereka.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan solusi konkret bagi nelayan yang selama ini terkendala permodalan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kolaborasi dengan OJK ini adalah solusi nyata bagi ribuan nelayan kita yang selama ini terkendala modal untuk melaut. Dengan akses perbankan yang resmi dan bunga yang terukur, kami ingin nelayan Banyuwangi tidak hanya berfokus pada hasil tangkapan, tetapi juga mampu mengelola usaha perikanannya secara lebih profesional dan mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jawa Timur, Darmansyah, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk menjangkau sektor produktif yang selama ini belum sepenuhnya tersentuh layanan keuangan formal.

“Program ini kami siapkan agar inklusi keuangan benar-benar menyentuh masyarakat pesisir. Nelayan difasilitasi untuk terhubung dengan perbankan sehingga memiliki akses modal yang sehat, sekaligus jaring pengaman finansial dalam mengembangkan usaha, baik untuk alat tangkap maupun pengolahan hasil perikanan,” jelasnya.

Fasilitasi terhadap 5.635 nelayan ini menandai langkah masif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan masyarakat pesisir Banyuwangi. Dengan akses pembiayaan yang lebih luas, produktivitas nelayan diharapkan meningkat, yang pada akhirnya turut mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan.

Selain itu, program ini juga menjadi instrumen penting dalam menekan praktik rentenir yang kerap merugikan nelayan kecil. Kehadiran pembiayaan formal memberikan alternatif yang lebih aman, transparan, dan berkelanjutan.

Sinergi antara OJK dan Pemkab Banyuwangi ini menjadi tonggak penting dalam modernisasi ekonomi sektor perikanan. Melalui dukungan permodalan yang terstruktur, nelayan diharapkan mampu naik kelas dan mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di kawasan pesisir Bumi Blambangan.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Santoso

Editor : Novita

Berita Terkait

Halal Bihalal IMM Pamekasan, Dari Silaturahmi Menuju Konsolidasi Gerakan
Grand Opening SkY Coffee Grounds Sukses, Jadi Ruang Baru Anak Muda Berkumpul
Percepatan Gerai Koperasi Merah Putih Digenjot, PMO dan BA Turun ke Desa di Sumenep
Bertahun-tahun Rusak, Jalan Desa Cellong Jadi Sorotan Warga
Festival Ojung Sumenep 2026 Menggema, Tradisi Leluhur Kian Diperkuat
Usai Video Viral, Kepala SPPI Kangayan 2 Akui Kesalahan dan Janji Berbenah
BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan JKM untuk Marbot Masjid Desa Banjar
BAZNAS Sumenep Salurkan Bantuan Masjid, Wujud Nyata “Bismillah Melayani”

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:45 WIB

Halal Bihalal IMM Pamekasan, Dari Silaturahmi Menuju Konsolidasi Gerakan

Jumat, 17 April 2026 - 14:36 WIB

5.635 Nelayan Terhubung Perbankan – OJK Perkuat Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Selasa, 14 April 2026 - 14:19 WIB

Percepatan Gerai Koperasi Merah Putih Digenjot, PMO dan BA Turun ke Desa di Sumenep

Selasa, 14 April 2026 - 03:31 WIB

Bertahun-tahun Rusak, Jalan Desa Cellong Jadi Sorotan Warga

Minggu, 12 April 2026 - 12:39 WIB

Festival Ojung Sumenep 2026 Menggema, Tradisi Leluhur Kian Diperkuat

Berita Terbaru

Opini

Serapan Anggaran Melambat, Disparitas Membesar

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:46 WIB